Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa <<<::::::
Home » , » HM. Nasir Djamil, M. Si Menilai Anggaran Polri Saat Ini Kurang Ideal Dengan Tugas Dan Tanggungjawab Diemban

HM. Nasir Djamil, M. Si Menilai Anggaran Polri Saat Ini Kurang Ideal Dengan Tugas Dan Tanggungjawab Diemban

Written By mansyur soupyan sitompul on Jumat, 17 Februari 2017 | 05.57



Senayan Jakarta I Dutabangsanews.com-BERGULIRNYA  era Reformasi tahun 1998 membawa  dampak positif bagi Lembaga Kepolisian, bagaimana tidak. Pemerintah Presiden KH. Abdurrahman Wahid saat itu menjabat Presiden RI mempunyai political will memisahkan TNI/Polri.  Di mana tugas TNI menjaga kedaulatan bangsa dan negara, menjaga NKRI dari rongrongan atau ancaman baik dari dalam maupun luar negeri. Sedang tugas Kepolisian adalah menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, juga menegakkan hukum bersama Lembaga Kejaksaan, Lembaga Kehakiman, KPK, MK dan KY.

Kita tahu bagaimana polisi harus berjibaku memberantas Narkoba melalui BNN, tentu polisi harus berhadapan dengan Bandar Narkoba Internasional, bahkan tidak sedikit Narkoba dikendalikan dari Lapas, tentu hal itu menjadi sebuah tantangan polisi dalam hal memberantas Narkoba, demikian juga dengan Densus 88 yang terus mendeteksi dini para pelaku teror di tanah air, dengan demikian pertaruhan nyawa para polisi dalam menjalankan tugas mereka. 

“Saya kira keberadaan kepolisian dalam hal menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, dengan demikian yang selama ini dibangun antara polisi dan masyarakat bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat itu sendiri,”demikian kata Anggota Komisi III DPR RI HM. Nasir Djamil, M. Si kepada Media Online www.dutabangsanews,.com bertempat di ruangannya Gedung Nusantara I Gedung DPR-RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Senayan Jakarta.

Kepolisian sebagai lembaga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tentu hal ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, menurut Nasir Djamil hal ini adalah sebuah konsekwensi adanya polsek, polres, polda dan Mabes Polri serta lembaga-lembaga lain di tubuh Polri. Bahkan masih menurut Nasir Djamil berasal dari Fraksi PKS DPR RI, apa yang diterima Polri dalam hal anggaran menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat hal tersebut belum ideal, artinya menurut Nasir anggaran Polri bukan tidak mungkin butuh penambahan.

“Menurut saya Anggaran Polri hari ini kurang ideal kalau kita melihat tugas polisi dan tanggungjawab yang mereka emban, tentu jalan yang harus ditempuh adalah penambahan Anggaran Polri,”ucap Nasir Djamil. 

Bahkan saat ini Kapolri Jenderal Tito Karnavian membangun sebuah jargon tentang polisi yaitu polisi profesional, modern dan terpercaya. Karena selama ini polisi dipandang tidak begitu mendapat tempat di hati masyarakat, untuk mengembalikan citra polisi untuk tetap mendapat tempat dihati masyarakat, karena kalau polisi saja diharapkan melaksanakan tugasnya tanpa dukungan masyarakat tentu polisi akan kesulitan dalam menjalankan tugas tersebut.

“Tetapi stigma yang selama ini melekat pada polisi hingga kini masih melekat di tengah masyarakat yaitu, ketika hilang kambing lapor ke polisi yang ada bisa hilang sapi, bagaimana polisi berusaha memupus stigma kurang sedap tersebut,”tanya wartawan media online ini.


“Kalau menurut saya keadaan itu tidak bisa lagi dimunculkan, tetapi saya melihat stigma itu diganti dengan kerja-kerja profesional polisi di tengah masyarakat dan stigma tersebut sudah rada-rada menurun karena kerja keras polisi dalam membongkar berbagai kejahatan-kejahatan. Di mana kejahatan ini adalah berkat bantuan dari masyarakat yang memberi laporan pada polisi, dengan demkian antara masyarakat dan polisi harus tetap terbangun sinerji saling memberi dan menerima dalam konteks menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat dimanapun masyarakat tersebut berada,”tutur Nasir Djamil Anggota Komisi III DPR RI. Mansur Soupyan Sitompul.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com