Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Viva Yoga Mauladi, M. Si Menilai Kondisi Sulit Saat Ini Pemerintah Harus Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Viva Yoga Mauladi, M. Si Menilai Kondisi Sulit Saat Ini Pemerintah Harus Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 22 Februari 2017 | 19.36

Senayan Jakarta-www.dutabangsanews.com I PEMERINTAH Pusat menetapkan bahwa Pertumbuhan Ekonomi RI di kisaran 7%, tetapi keinginan pemerintah tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan, karena saat ini pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 5,1%. Diharapkan dengan pertumbuhan ekonomi 7% para pencari kerja akan bekerja dan tidak lagi pengangguran. Karena, ketika orang sudah bekerja dengan demikian  dampaknya adalah anak-anaknya akan bisa sekolah, akan bisa berobat ke rumah sakit dan akan bisa membeli kebutuhan pokoknya.

Tetapi sebaiknya ketika pertumbuhan ekonomi tidak tercapai 7% hanya ditataran 5,1 % tentu akan menambah angka pengangguran, dengan orang tidak bekerja atau menanggur tentu orang tersebut tidak bisa menyekolahkan anaknya di jenjang pendidikan, begitu juga saat anggota keluarganya sakit tentu tidak bisa berobat ke rumah sakit dan daya beli orang tersebut akan berkurang. Hal itu disebut dengan indeks pembangunan manusia (IPM).

Dengan tidak tercapainya pertumbuhan ekonomi tentu masyarakat di tataran bawah sangat merasakan dampaknya, bagaimana sulitnya saat ini, hal ini hampir dirasakan berbagai lapisan masyarakat di berbagai jenjang ekonomi. Dengan sulitnya ekonomi saat ini tentu akan berdampak pada tingginya angka kriminal karena masyarakat merasa sulit mencari pekerjaan dan sulit mencari uang.

“Harusnya pemerintah meningkatkan daya beli masyarakat tetapi bagaimana formula pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat, kondisi saat ini adalah kondisi sulit, tetapi bagaimanapun pemerintah harus mempunyai formula ekonomi dalam mengatasi kesulitan ini,”demikian kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI H. Viva Yoga Mauladi, M. Si kepada Wartawan Media Online bertempat di Gedung Nusantara DPR RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Senayan Jakarta.


Saat ini harga pangan di berbagai wilayah membubung tinggi, termasuk jenis sayuran, sebut saja cabe jenis jenis pedas ini pernah dipatok diharga Rp 150 ribu perkilo, tentu harga cabe lebih mahal dari harga daging, begitu juga dengan harga bawang merah, minyak goring dan hampir semua kebutuhan pangan masyarakat naik meroket. Dengan daya beli masyarakat menurun ucap Wakil Ketua Komisi Pertanian Viva Yoga Mauladi, hal itu berdampak pada menurunnya pendapatan atau penghasilan masyarakat. Hal itu juga berdampak menurunnya indeks pembangunan manusia. Dengan menurunnya indeks pembangunan manusia tentu akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Mansur Soupyan Sitompul.            
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com