Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Ini Alasan Pansus Angket KPK akan Undang Mantan Koruptor

Ini Alasan Pansus Angket KPK akan Undang Mantan Koruptor

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 14 Juni 2017 | 23.16


Jakarta, Dutabangsanews.com - Panitia khusus (Pansus) hak angket KPK belum memutuskan akan memanggil mantan koruptor untuk dimintai pendapatnya. Jika akhirnya dipanggil, Pansus akan menggali soal dugaan penyimpangan pemeriksaan selama di KPK.

"Masing-masing orang yang menjadi pasien KPK kan pasti punya pengalaman. Kita lihat apakah ada penyalahgunaan atau penyimpangan selama proses pemeriksaan di KPK," ujar wakil ketua Pansus hak angket KPK, Risa Mariska di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (15/6/2017).

Alasannya, Pansus sering mendengar ada dugaan penyimpangan pemeriksaan para koruptor di KPK. Oleh sebab itu, Pansus harus mendapatkan informasi dari mantan koruptor.



"Kalau kita sering dengar itu, tapi kan kita nggak percaya sama gosip. Harus ada bukti dan faktanya, mau gali itu saja," terang Risa.

Hanya saja, Pansus Angket belum mengantongi nama mantan koruptor yang akan diundang. Mereka saat ini fokus untuk memanggil Miryam S Haryani pada hari Senin (19/6).

"Belum, nanti. Kita masih fokus Senin Miryam dulu," imbuh Risa.

Sementara itu, Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar yang mengemukakan ide tersebut, mengatakan belum ada keputusan fix soal pemanggilan mantan koruptor ini. "Kita belum memutuskan. Karena meluas, kemungkinannya itu bisa saja, tapi belum diputuskan," ucap Agun saat dihubungi terpisah pada Kamis (15/6). 

Sebelumnya, Pansus Hak Angket KPK memulai penyelidikannya terhadap KPK dengan memanggil tersangka pemberian keterangan palsu kasus korupsi e-KTP, Miryam. Ke depan, Pansus Angket juga akan mengundang banyak pihak.

Dari banyaknya undangan tersebut, Pansus Hak Angket KPK juga akan meminta pendapat dari kepolisian dan kejaksaan. Undangan kepada mantan koruptor pun terbuka.

"Iya pasti, ada yang polisi, jaksa, ada yang mantan koruptor, pasti ini banyak dipanggil semua. Makanya saya nggak bisa mengatakan outcome-nya a, b, c, tergantung hasil penyelidikannya," kata ketua Pansus hak angket KPK Agun Gunandjar di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (14/6). Red
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com