Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Home » , » Terjun Payung Bareng Herder, Kopassus Dapat Rekor Muri

Terjun Payung Bareng Herder, Kopassus Dapat Rekor Muri

Written By mansyur soupyan sitompul on Sabtu, 14 Oktober 2017 | 11.18


Jakarta, Dutabangsanews.com - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menerima pengharaan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) kategori terjun payung bersama hewan, yakni anjing herder Belgia. Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Umum Muri Jaya Suprana kepada Danjen Kopassus Mayjen Madsuni.

Pemecahan rekor Muri ini sebetulnya terjadi saat HUT TNI ke-72 pada 5 Oktober lalu, namun kini aksi itu diulangi lagi. Ada 6 orang anggota Kopassus yang melakukan aksi terjun payung bersama satwa. Mereka adalah Serka Cholic, Serja Tedi, Serka Yuda Joko, Sertu Margono, Serda Aris dan Sertu Sukisno.

Pantauan dutabangsanews di Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (14/10/2017) mereka beraksi terjun payung dengan lancar hingga mencapai daratan. Herder-herder yang mereka angkut pun tidak terlihat stres. Selain itu ada pula penerjun yang membawa bendera Merah Putih, Kopassus, dan Lemhanas.



"Ini (terjun payung tandem satwa) bukan hanya layak, tapi hukumnya wajib untuk diberi anugerah. Saya sendiri menyaksikan, TNI bukan hanya memanunggalkan diri dengan rakyat dalam terjun payung itu, tapi bahkan satwa pun memanunggalkan diri dengan TNI. Ini belum pernah terjadi di sejarah peradaban manusia," ungkap Jaya Suprana saat menyerahkan piagam rekor Muri.



Menurut Danjen Kopassus Mayjen Madsuni, untuk bisa menjadi penerjun tandem satwa ini ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Jadi, tidak semua anggota Kopassus bisa melakukan.

Sebelum melakukan aksi terjun payung bersama satwa, 6 penerjun yang mendapatkan penghargaan pun harus berlatih di luar Jawa. Kata Madsuni, keenam penerjun itu berlatih di Merauke, Papua, pada malam hari tanpa bantuan cahaya.

"Terjun payung tandem satwa merupakan upaya meningkatkan kemampuan terjun payung. Penerjunnya minimal pernah 500 kali terjun payung. Satwa yang dibawa yakni anjing jenis penyerang," kata Madsuni. Red
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com