Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » » Prihatin Korban Beton LRT Roboh, Sandiaga Tunggu Laporan Lengkap

Prihatin Korban Beton LRT Roboh, Sandiaga Tunggu Laporan Lengkap

Written By mansyur soupyan sitompul on Minggu, 21 Januari 2018 | 19.39


Jakarta, Dutabangsanews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengutarakan rasa bela sungkawa atas kejadian Proyek Light Rapid Transit (LRT) yang konstruksinya roboh di Kayu Putih, Jakarta Timur. Dia prihatin atas kejadian tersebut.

"Saya pertama prihatin dan sangat berduka cita. Tentunya kalau ada pekerja yang menjadi korban dari kecelakaan pekerjaan proyek tersebut," ucap Sandiaga di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2017).

Sandiaga sempat merasa khawatir dengan kecelakaan kerja yang terjadi di lapangan. Sebab dia berharap LRT rute Kelapa Gading-Velodrome sepanjang 5,8 km rampung tepat waktu.



"Pas minggu lalu Rabu atau Kamis saya pesan sama Pak Satya. Pak Satya bilang kita udah mulai ketinggalan nih dari realisasi sama rencana. Karena cuaca, karena keterlambatan kerja, sedangkan target Juni-Juli udah harus beroperasi untuk Asian Games," tutur Sandi.

"Mereka bilang akan kejar dengan shift tambah, tambah orang dan kita sama-sama khawatir dengan keselamatan kerjanya," sambungnya.

Insiden itu menurutnya bisa kapan saja terjadi apabila ada proyek yang dikebut. Maka dari itu dia akan mencari laporan lengkap untuk mengetahui koronologi peristiwa itu.

"Kalau dikejar target selalu seperti itu, ada saja prosedur yang terlupakan demi efisiensi waktu. Jadi saya belum dapat laporan, tadi pagi saya sempat browsing belum ada laporan tersebut, tadi sahur belum ada. Nanti saya akan langsung minta laporan lengkap," jelasnya. Red
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com