Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa <<<::::::
Home » » Jelang Asian Games, Bus Tua di Palembang Dikandangkan

Jelang Asian Games, Bus Tua di Palembang Dikandangkan

Written By duta bangsa on Rabu, 21 Maret 2018 | 20.24

Palembang,Dutabangsanews.com-Berbagai cara dilakukan Pemkot Palembang untuk meningkatkan pelayanan transportasi menjelang Asian Games mendatang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghentikan operasional bus tua.

Kabag Humas Pemkot Palembang, Amiruddin Sandi menyebut semua bus tua akan mulai berhenti beroperasi tepat pada bulan Agustus atau sebelum Asian Games. Berhentinya operasional bus tua setelah Pemkot dan pihak-pihak terkait menyepakati untuk tak memperpanjang izin operasional.

"Kami dari jauh hari sudah sepakat untuk bus tua-tua tak akan beroperasi lagi saat Asian Games. Salah satunya dengan tak memperpanjang izin operasional," kata Amiruddin saat ditmui di kantornya Jalan Merdeka Kota Palembang, Kamis (22/3/2018).

Menurut Amir, salah satu yang menjadi pertimbangannya adalah keberadaan angkutan massal Trans Musi dan LRT. Dengan kedua transportasi massal itu, masyarakat akan diberikan pelayanan yang maksimal dan kenyamanan saat menggunakan angkutan umum.

Selain itu, ada pula persoalan kemacetan yang menjadi tugas Pemkot jika terlalu banyak bus mangkal di ersimpangan dan tempat keramaian. Untuk itu, sebelum pelaksanaan Asian Games semua bus tua akan berhenti beroperasi selamanya.

"Bersamaan dengan Asian Games itulah operasional bus tua di kota Palembang akan berakhir. Kalau catatan yang kami dapat dari Dinas Perhubungan, hanya sekitar 50-an bus saja yang beroperasi saat ini dan hanya tujuh bus yang izin beroperasi sampai awal Agustus," kata Amir.

"Untuk jalur yang selama ini tidak dilalui Trans Musi, ke depan ada penambahan jalur. Tentu dengan fasilitas yang lebih baik dan mengutamakan keselamatan penumpang," kata Amir lagi.

Sejauh ini, aktifitas transportadi di kota Palembang memang masih terbagi dua. Di mana masyarakat yang tinggal di daratan menggunakan bus dan angkutan umum. Sementara yang tinggal di tepian sungai masih mengandalkan speedboat dan perahu ketek.

Menanggapi rencana itu, salah seorang sopir angkot, Cek Marwan mengatakan cukup keberatan jika operasional harus dihentikan. Padahal seharunya saat Asian Games itulah mereka akan meraup keuntungan lebih.

"Kalau dibilang keberatan ya pastilah, apalagi Asian Games seharunya banyak dapat penumpang. Tetapi kalau sudah kebijakan pemerintah kita bisa apa, ya sudah berarti sebelum bulan Agustus bus harus sudah dijual atau di rombak saja buat angkut barang," kata Marwan. 

Kedati demikian, Marwan berharap Pemkot dapat memberikan solusi bagi sopir dan kernek bus yang secara tidak langsung akan kehilangan pekerjaan. Bila perlu, mereka dapat menjadi sopir bus Trans Musi. Red
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com