Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Ekonomi Masyarakat Labuhanbatu Sumut

Ekonomi Masyarakat Labuhanbatu Sumut

Written By mansyur soupyan sitompul on Senin, 12 November 2018 | 21.49


Rantau Prapat Labuhanbatu-KABUPATEN Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara  adalah sebuah kabupaten induk, karena dari “Rahim” Kabupaten Labuhanbatu lahir Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dengan berdiri sendirinya dua kabupaten ini, bisa dikatakan keberadaannya maju dan berkembang, karena. Dirinya sendiri menjadi tanggungjawabnya. Artinya, kalau kedua kabupaten ini mau maju kembali kepada kedua kabupaten ini dan sebaliknya.
            Dengan lahirnya dua kabupaten maka menjadi tiga kabupaten disebut Kabupaten Labuhanbatu Raya, tentu kecamatan Labuhanbatu berkurang. Hal itu adalah sebuah konsekwensi dari sebuah proses kemajuan sebuah kabupaten. Artinya, dengan lahirnya dua kabupaten dari “Rahim” Labuhanbatu, diharapkan Labuhanbatu Raya maju dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Bagaimana menurut pendapat Anggota DPRD Labuhanbatu Hj. Ellya Rossa Siregar, S. Pd., MM.
“Saya melihat Kabupaten Labuhanbatu ini maju dan meningkat, ukurannya adalah, saat ini banyak Masyarakat Labuhanbatu melaksanakan Umrah dan berangkat Haji ke Baitullah, ke Tanah Suci Mekah, karena. Orang yang melaksanakan Ibadah Umrah ke Tanah Suci atau melaksanakan Ibadah Haji tentu pake uang, dengan demikian saya melihat ada sebuah pergerakan, peningkatakan masyarakat di kabupaten ini ekonominya lebih baik baik, lebih maju dan lebih sejahtera,”demikian kata Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Hj. Ellya Rossa Siregar, S. Pd., MM kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di kediamannya Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu
Provinsi Sumatera Utara.
            Tidak hanya melaksanakan Ibadah Umrah dan Melaksanakan Rukun Islam Kelima yaitu haji, beberapa anggota masyarakat di kabupaten ini juga manakala ada anggota keluarga mereka yang sakit, mereka lebih memilih berobah ke negeri jiran yaitu Rumah Sakit Penang Malaysia. Padahal, rumah sakit di dalam negeri di ibukota mislanya tidak kalah mentreng dan tidak kalah bergengsi dengan rumah sakit di sana. Tapi, itu adalah pilihan dan itu adalah hak setiap orang mau di mana seseorang itu berobah saat anggota keluarganya sakit.
            Kalau ekonomi masyarakat di kabupaten ini tidak ada, tidak baik, tidak berkembang, tentu mana mungkin anggota Masyarakat Labuhanbatu umrah,  mana mungkin naik haji. Jadi. Hal itu adalah salah satu syarat kemajuan Kabupaten Labuhanbatu. Jadi, kalau dilihat grafik orang-orang Labuhanbatu yang ingin Umrah ke Mekah, lihat saja Travel Biro Perjalanan Haji di Labuhanbatu atau di Medan, orang-orang Labuhanbatu banyak mendaftar di biro-biro pemberangkatan umrah dan haji.
            Menurut pantauan Hj. Ellya Rossa Siregar saat ini di Rantau Prapat Ibukota Labuhanbatu, banyak tumbuh dan hadir biro travel perjalanan umrah dan haji, hal ini disebabkan para pengusaha travel tersebut membaca pangsa pasar sehingga mereka membuka kantor travel di kabupaten ini. Tentu ada hukum yaitu permintaan dan penawaran atau suplay and deman.  
            Perlu diketahui menurut catatan wartawan tabloid dan media online ini pada tahun 1998, saat terjadi krisis moneter secara nasional, sehingga banyak perusahaan harus gulung tikar atau memberhentikan beberapa karyawannya atau merumahkannya. Tetapi, saat itu terjadi Masyarakat Labuhanbatu Raya sepertinya tidak kena imbas krisis moneter tersebut.
Karena masyarakat di kabupaten ini di antara mereka banyak menanam kelapa sawit dan karet, menjadi petani kelapa sawit, jadi. Kelapa sawit dan karetlah menyelamatkan masyarakat ini dari berbagai musibah ekonomi seperti krisis monoter di tahun 1998. Bahkan, seperti diucapkan Hj. Ellya Rossa Siregar, saat ini Masyarakat Labuhanbatu banyak pergi ke Mekah melaksanakan Ibadah Umrah dan haji, semua itu berasal dari kelapa sawit dan karet. Mansur Soupyan Sitompul. 

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com