Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » » 19 Staf Tewas dalam Jatuhnya Ethiopian Airlines, Sekjen PBB Sangat Berduka

19 Staf Tewas dalam Jatuhnya Ethiopian Airlines, Sekjen PBB Sangat Berduka

Written By mansyur soupyan sitompul on Senin, 11 Maret 2019 | 19.36

New York - 
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Atonio Guterres, sangat berduka atas insiden jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang termasuk belasan staf PBB. Guterres menyatakan PBB terus berkomunikasi dengan otoritas Ethiopia terkait para staf yang ikut menjadi korban.

"Dia menyampaikan simpati mendalam dan solidaritas untuk keluarga dan orang-orang tercinta para korban, termasuk pada anggota staf Perserikatan Bangsa-Bangsa, juga menyampaikan belasungkawa tulus kepada pemerintah dan rakyat Ethiopia," demikian pernyataan Sekjen PBB seperti dilansir AFP, Senin (11/3/2019).

"Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang dalam komunikasi dengan otoritas Ethiopia dan bekerja secara saksama dengan mereka untuk menyusun detail soal para personel PBB yang kehilangan nyawa dalam tragedi ini," imbuh pernyataan itu.

Otoritas Ethiopia telah menyatakan 157 penumpang dan awak pesawat jenis Boeing 737 Max 8 itu tewas dalam kecelakaan yang terjadi pada Minggu (11/3) waktu setempat. Pesawat tujuan Nairobi, Kenya itu dilaporkan jatuh beberapa saat setelah lepas landas dari Addis Ababa. 

Disebutkan otoritas setempat bahwa korban tewas berasal dari 35 negara plus satu orang memakai paspor PBB.

Sebelumnya, Direktur Organisasi Migrasi Nasional (IOM), Antonio Vitorino, dalam pernyataannya menyebut sedikitnya 19 staf lembaga-lembaga terkait PBB tewas dalam insiden itu. Jumlah ini belum final karena diketahui hanya beberapa orang yang mengabarkan rencana perjalanan mereka ke pihak PBB. Beberapa orang lainnya tidak mengabarkan sama sekali. Selain itu, tidak semuanya memakai paspor PBB untuk bepergian.

Selain IOM, sebut Vitorino, staf PBB yang tewas bekerja diketahui untuk lembaga-lembaga seperti World Food Program, UN Refugee Agency, World Bank dan UN Environment Agency. Para staf PBB itu diketahui terbang dengan Ethiopian Airlines menuju Nairobi, Kenya untuk menghadiri konferensi PBB di sana. 

Sebelumnya, Kedutaan Besar Indonesia di Roma, Italia, menyatakan bahwa satu WNI yang tewas merupakan seorang perempuan yang tinggal di Roma dan bekerja untuk World Food Program, badan pangan yang bernaung di bawah PBB. Identitas WNI itu belum diketahui secara jelas.RED/dtk
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com