Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Dr. H. Osman Sapta Odang : Demokrasi Kita Baru Menginjak Di Usia 21 Tahun

Dr. H. Osman Sapta Odang : Demokrasi Kita Baru Menginjak Di Usia 21 Tahun

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 08 Mei 2019 | 14.26



Senayan Jakarta-www.dutabangsanews.com I KETUA DPD RI Dr. H. Osman Sapta Odang mengatakan, bahwa pemilu 2019 ini, betul-betul sebuah pemilu yang luar biasa dan sangat besar, pertama kali terjadi di dunia, dilaporkan bahwa pemilu 2019 ini bergabung antara pileg dan pilpres. Dalam perjalanannya kita melihat kemungkinan-kemungkinan dari pada keberhasilan pelaksanaan pemilu itu sendiri. Kita perlu mengingatkan bahwa memang perlu dipikirkan oleh pelaksana pemilu di tahun mendatang dalam rangka penyatuan antara pileg dan pilpres. 

“Perlu diketahui bahwa demokrasi kita baru menginjak di usia 21 tahun, bila di banding dengan demokrasi yang ada di Negara Besar Amerika, mereka sudah 232 tahun, dari tahun 1787 hingga sekarang. Maka, dalam proses inilah kita harus memfainalisasi untuk hal-hal ke depan, jangan nanti setiap kali merubah-merubah undang-undang, jadi tugas para penyelenggara pemilu yang akan datang, harus betul-betulmemberikan kenyamanan bagi semua pemilih,”demikian kata Ketua DPD RI Dr. H. Osman Sapta Odang kepada Wartawan saat Konfrensi Pers bertempat di depan Gedung Pustakaloka Gedung DPD RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Senayan Jakarta. 

Saya atas nama DPD RI tutur Dr. H. Osman Sapta Odang mengatakan bahwa, pemilu 2019 tertib, aman, lancar dan damai, kita melihat. Maka tentunya jangan ada orang-orang yang mencoba untuk kebohongan-kebohongan, melakukan intervensi. Tadi sudah dijekaskan oleh pemerintah bahwa pemerintah tidak pernah sesentipun melakukan intervensi terhadap pemilu 2019 ini. Begitu juga aparat keamanan, telah teruji dalam mengamankan kepentingan bangsa. 

Sementara itu Benny Ramdani menyampaikan, kesimpulan rapat kerja Komite I DPD RIbersama dengan Mendagri, Menkumham, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN serta Jaksa Agung. Mengawal transisi demokrasi menjaga stabilitas negara dan meneguhkan persatuan nasional, tiga kalimat yang sangat penting danmenjadi substansi dari rapat kerja tersebut. Setelah mendengar pemaparan dan diskusi intensif, dialetis dan dinamis Komite I DPD RI bersama dengan pihak-pihak terkait maka menghasilkan keseimpulan sebagai berikut. 

“Satu, Komite I DPD RI memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Mendagri, Menkumham, panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN RI, yang telah bekerja secara profesional dan menjaga aktif keamanan, ketertiban, dan menciptakan situasi kondusif serta rasa aman baik bagi penyelenggara pemilu maupun Masyarakat Indonesia dimulai sejak tahapan pemilu hingga pelaksanaan pemungutan suara pada 17 April 2019, hingga kini tahap perhitungan suara,”demikian kata Benny Ramdani kepada Wartawan. 

Dua, Komite I DPD RI bersama dengan kementerian dan lembaga terkait sebagaimana disebutkan tadi, mengapresiasi penyelenggaraan pemilu diselenggarakan secara independen, tidak ada intervensi dari pemerintah maupun aparatur penegak hukum dalam hal ini, seperti TNI/Polri dan BIN, sebagaimana diamnatkan undang-undang. Komite I DPD RI bersama lembaga terkait yang telah disebutkan, menyampaikan keprihatinan dan duka cita atas gugurnya para pejuang pengawal demokrasi pemilu 2019 baik unsur penyelanggara pemilu maupun Anggota TNI/Polri. 

Tiga, Komite I DPD RIbersama kementerian dan lembaga terkait menyampaikan keprihatinan dan duka cita atas gugurnya para pejuang pengawal demokrasi pemilu 2019, baik dari unsur penyelenggara pemilu maupun Anggota TNI/Polri. 

Empat,Komite I DPD RI bersama Mendagri, Menkumham, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung dan Kepala BIN, mengajak semua komponen masyarakat untuk meninggalkan lebelitas dukungan politik pemilu 2019. Karana, sesungguhnya people power, kehendak Rakyat Indonsia sudah dimandatkan dan daiwujutkan di dalam TPS pada 17 April 2019 dalam pesta demokrasi kontestasi kepemimpinan nasional maupun daerah yaitu Presiden dan Wakil Presiden RI, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten dan DPRD kota. Mansur Soupyan Sitompul.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com