Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Sartono Utomo, SE. MM : Investasi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Dan Daya Beli Masyarakat

Sartono Utomo, SE. MM : Investasi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Dan Daya Beli Masyarakat

Written By mansyur soupyan sitompul on Selasa, 22 Oktober 2019 | 21.28



Senayan Jakarta-www.dutabangsanews.com I INVESTASI
adalah penggerak pertumbuhan ekonomi. Artinya, dengan banyaknya investasi masuk ke Indonesia, tentu pertumbuhan ekonomi akan lebih menggeliat. Dengan demikian, iklim investasi juga akan membuat daya beli masyarakat akan membaik. Bagaimana sistem investasi di Indonesia Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Sartono Utomo, SE., MM mengulas tentang sistem investasi di negeri ini.

“Selama ini mitra kerja Komisi VI DPR RI itu adalah BUMN yaitu industri, perdagangan, BKPM, harus kita ingat bahwa kendala investasi selama ini terjadi di lapangan adalah, begitu rumit dan panjangnya aturan regulasi investasi. Padahal, investasi adalah faktor utama dan sangat fundamental dalam mamacu pertumbuhan diIndonesia,”demikian kata Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Sartono Utomo, SE., MM kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di Kompleks Parlemen Gedung Nusantara I Gedung DPR RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Senayan Jakarta.

Padahal, investor dalam negeri maupun investor asing ucap ingin menanamkan modalnya di Indonesia, tapi. Kendala yang ada terlalu berbelilit dan lama saat investor tersebut mengurus sistem perijinan menyangkut investasi tersebut. Bahkan, tidak ada suatu kepastian kapan dan berapa lama menyangkut perijinan tersebut selesai. Bahkan tidak berlebihan kalaudikatakan tidak ada kepastian kapan perijinan tersebut kelar.

“Setiap rapat-rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan BKPM saya sering menyampaikan, harus ada keputusan politik tentang bagaimana merubah, merevisi, undang-undang yang jumlahnya banyak ini, Presiden juga saat pelantikan tanggal 20 Oktober 2019 juga menyinggung tentang sistem investasi yang terjadi selama ini di negeri kita,”tutur Sartono Utomo lahir di Pacitan Jawa Timur 12 Agustus 1963.

Pertanyaannya ujar Sartono Utomo, kenapa Indonesia kalah dengan Negara-Negara ASEAN lainnya dalam hal sistem regulasi investasi, khususnya Vietnam. Kenapa, karena mereka (Baca Vietnam) pro terhadap investasi. Jadi, segala menyangkut penanaman modal dari dalam negeri mereka maupun investor asing, begitu dimudahkan. Sehingga para investor suka dan nyaman menanamkan modalnya di Vietnam. Karena, dampak investasi salah satunya adalah menciptakan lapangan kerja, dengan demikian. Masyarakat akan merasakan dampak investasi tersebut.

Dalam hal keputusan ujar Sartono Utomo, dalam lima tahun terakhir ini apa yang diputuskan di tingkat pusat menyangkut keputusan sistem penanaman modal ini, ternyata tidak begitu direspon di daerah, tidak bisa di-implementasikan baik di provinsi maupun kabupaten dan kota. Jadi, sistem investasi masih jalan dai tempat. Jadi, adanya sistem desentralisasi memberikan dampak yaitu kerja tersendiri bahwa hal itu tidak bisa langsung.

Dengan mandegnya sistem investasi kata Polisi Partai Demokrat Sartono Utomo, tentu hal ini berdampak kepada pertumbuhan ekonomi dan ini adalah faktor utama, bagaimana kita bicara pertumbuhan ekonomi kalau tidak ada investasi. Bagaimana kita bicara penyerapan tenaga kerja kalau tidak ada pertumbuhan ekonomi. Bagaimana daya beli masyarakat kalau tidak ada investasi, kalau tidak ada pertumbuhan eonomi.

“Kalau kondisi ini terus terjad, otomartis pengangguran akan meningkat dan kemiskinan akan terus bertambah dan daya beli masyarakat tentu juga akan berkurang, untuk itu pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota harus menyosialisasikan harus mendahulukan investor dan menyelesaikan perurusannya tentang sistem perijinan,”ungkap Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Sartono Utomo, SE., MM, berasal dari daerah pemilihan Jawa Timur VII. Mansur Soupyan Sitompul.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com