Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Komisi V DPR Panggil Menhub-KNKT Bahas Hasil Investigasi Lion Air PK-LQP

Komisi V DPR Panggil Menhub-KNKT Bahas Hasil Investigasi Lion Air PK-LQP

Written By mansyur soupyan sitompul on Minggu, 24 November 2019 | 20.06

Jakarta,dutabangsanews.com I Komisi V DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Perhubungan dan jajaran Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Rapat membahas hasil investigasi KNKT terkait kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP pada Oktober 2018 lalu.

Rapat digelar di ruang rapat Komisi V DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2019). Rapat dibuka pukul 10.31 WIB dan dipimpin Ketua Komisi V, Lasarus.

"Informasi dari sekretariat, telah hadir lima fraksi sehingga menurut kuorum fraksi sudah terpenuhi. Dalam pengambilan keputusan nanti baru kita menunggu kuorum anggota," kata Lasarus.

"Sembari menunggu anggota datang, rapat ini kami mulai dan saya nyatakan rapat dibuka dan terbuka untuk umum," imbuhnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono hadir dalam rapat. Lasarus mengatakan agenda rapat hari ini adalah membahas laporan akhir KNKT mengenai investigasi kecelakaan Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT610.

"Kami ingin mendengarkan penjelasan lebih lengkap baik dari Kemenhub dan KNKT yang menginvestigasi kecelakaan Lion Air JT610 dan sejauh mana ganti rugi telah dilaksanakan. Dan tindakan apa yang telah dan akan dilakukan agar kejadian ini tidak terulang kembali," ujar Lasarus.

Rapat masih berlangsung. Menhuh Budi Karya Sumadi tengah memaparkan faktor-faktor yang saling berkaitan dan berkontribusi pada kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP tujuan Jakarta-Pangkal Pinang itu.RED


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com