Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Home » , » Anggota DPR Minta Menkes Jujur Soal Jumlah Alat Tes-Pasien Corona

Anggota DPR Minta Menkes Jujur Soal Jumlah Alat Tes-Pasien Corona

Written By mansyur soupyan sitompul on Selasa, 10 Maret 2020 | 14.15

Jakarta,dutabangsanews.com I - Australia menyebut pemeriksaan virus Corona di Indonesia memiliki keterbatasan. Anggota Komisi IX DPR Dewi Aryani mendengar informasi serupa.

"Menkes sebaiknya jujur ada berapa jumlah alatnya dan berapa jumlah pasien yang sudah dites dalam beberapa waktu ini. Kita lihat Singapura, Korea dan lain-lain, mereka sudah melakukan tes kepada puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang. Masa Indonesia hanya melakukan tes hanya kepada sebanyak 300-an orang saja," ujar Dewi Aryani kepada wartawan, Selasa (10/3/2020).

"Tidak masuk akal dengan dengan luasan wilayah dan pintu masuk ke negara ini yang begitu banyak dan beragam.

Dewi mengatakan berdasarkan temuannya di lapangan, dia menyebut prosedur tes yang dilakukan Kemenkes itu memakan waktu yang lama, yaitu 3 sampai 5 hari. Hal itu dinilainya tidak efektif.

"Prosedur dan proses yang dilakukan dalam melakukan tes terhadap pasien memakan waktu antara 3-5 hari. Semua tes swab pasien dikirim ke Kemenkes untuk diuji, dan hasilnya dikembalikan lagi ke rumah sakit rujukan dengan rentang waktu antara 3-5 hari. Itu pun masih di wilayah Pulau Jawa. Bagaimana jika rumah sakit rujukan berada di luar Pulau Jawa dengan lokasi yang jauh dari pusat kota dan bandara," jelasnya.

Dia pun meminta Kemenkes segera melakukan tindakan cepat dengan menambah alat serta menambah jumlah orang yang di tes. Dia juga meminta agar Kemenkes tidak menganggap sepele virus Covid-19 ini.

"Cobalah pemerintah lebih terbuka dan jika memang dibutuhkan segeralah melakukan langkah cepat untuk menambah alat dan menambah jumlah orang yang dilakukan tes. Bukan untuk membuat panik tapi lakukan secara proporsional merata di semua provinsi. Jangan anggap sepele dan santai menyikapi hal ini," jelasnya.

Sebelumnya, situs pemberi saran perjalanan dari pemerintah Australia menyebut Indonesia punya keterbatasan dalam mendeteksi virus Corona. Australia memperingatkan warganya agar lebih berhati-hati bila hendak melancong ke Indonesia.

"Pemerintah Indonesia telah mengkonfirmasi sejumlah kasus virus Corona (COVID-19). Ada keterbatasan ketersediaan pemeriksaan dan fasilitas pengendalian infeksi, serta risiko penularan virus meningkat.RED/dtk
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com