Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » » Bima Arya-Anies Baswedan Cek Lonjakan Penumpang di Stasiun Bogor

Bima Arya-Anies Baswedan Cek Lonjakan Penumpang di Stasiun Bogor

Written By mansyur soupyan sitompul on Minggu, 14 Juni 2020 | 21.53

Bogor ,dutabangsanews.com- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau langsung kondisi Stasiun Bogor pagi ini. Meski kepadatan penumpang masih terjadi, disebut lebih tertata dibanding awal pekan lalu.
"Pagi ini ada tiga hal yg lebih baik dibanding minggu lalu. Pertama karena ada bus bantuan dari Jakarta 30, ditambah Pemkot Bogor 10, jadi 40, sehingga relatif lebih cair. Kedua sistem antrean yang jauh lebih baik, oleh teman-teman PT KAI dan KCIA sehingga lebih rapi, tidak menumpuk. Ketiga ada data banyak penumpang yang memilih berangkat tadi malam dibanding Senin pagi," kata Bima di Stasiun Bogor, Senin (15/6/2020).

"Jadi situasinya walaupun masih padat, jauh lebih bisa kita urai. Jadi saya terima kasih sekali kepada PT KCI, PT KAI, pak gubernur DKI Jakarta, yang ikut sama-sama koordinasi mengurangi penumpukan penumpang disini," ucap dia menambahkan.

Pantauan di lokasi, Bima dan Anies sempat mengecek langsung proses pembelian tiket dan antrean penumpang di stasiun Bogor. Keduanya sempat ikut dalam barisan antrean penumpang. Bima dan Anies juga berinteraksi dengan sejumlah penumpang.Sebelumnya, Bima dan Anies juga sempat mengecek bus yang disediakan di Stasiun Bogor untuk mengangkut penumpang ke Jakarta. Sementara itu, antrean penumpang yang rata-rata akan bekerja di Jakarta mengular hingga ke koridor dan sebagian area parkir.

Pihak Stasiun Bogor juga membuka pembelian tiket di luar loket resmi yang ada di dalam stasiun. Hal tersebut dilakukan mengurangi penumpukan penumpang di dalam area stasiun.

Bima menyebut penumpang yang datang ke stasiun Bogor saat ini belum 50 persen, karena total penumpang yang setiap hari datang saat sebelum musim pandemi jauh lebih banyak jumlahnya. Karena itu, sambung dia, evaluasi dan koordinasi akan terus dilakukan.

"Akan evaluasi terus, karena kita akan lihat dampak pengaturan sif jam kerja yang dibelah antara pagi dan siang. Jadi mudah-mudahan ini berjalan dengan baik. Karena perlu dicatat ini belum 50 persen penumpang, jadi harus ada koordinasi lebih lanjut pengaturan lebih lanjut," tutur Bima.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com