Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Home » , » Komisi IX DPR Minta Anji-Hadi Pranoto Minta Maaf ke Publik!

Komisi IX DPR Minta Anji-Hadi Pranoto Minta Maaf ke Publik!

Written By mansyur soupyan sitompul on Selasa, 04 Agustus 2020 | 10.34

Jakarta,dutabangsanews.com I
Musisi Anji dan Hadi Pranoto membuat heboh karena video klaim penemuan 'obat COVID-19' dalam tayangan YouTube Dunia Manji. Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengimbau Anji dan Hadi Pranoto meminta maaf kepada publik terkait video klaimnya itu yang dinilai sejumlah pihak hoax.
"Kepada para pembuat video diminta untuk segera memberikan klarifikasi. Klarifikasi menjadi sangat penting agar 

jelas duduk persoalan yang sebenarnya. Selain itu, mereka juga harus meminta maaf kepada masyarakat luas," kata Saleh kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Dia menyebut setiap orang harus bertanggung jawab terhadap setiap informasi yang disampaikannya ke publik. Apalagi, kata dia, informasi tersebut berkenaan dengan kepentingan masyarakat luas, termasuk informasi soal COVID-19.

"COVID-19 ini jelas-jelas telah meresahkan banyak orang. Berita soal COVID-19 tidak bisa dijadikan guyonan. Apalagi hanya untuk sekadar mencari sensasi dan perhatian publik," ucap Saleh.

Saleh mengatakan, sejak Corona merebak di Tanah Air, pemerintah telah melakukan upaya untuk menghadangnya. Menurutnya, walau sekarang kasus positif terus meningkat, bukan berarti upaya pemerintah itu dianggap sia-sia.

"Karena itu, setiap orang sudah semestinya ikut mendukung upaya pemerintah tersebut. Bukan malah menyebarkan berita dan informasi yang tidak benar dan cenderung menyesatkan publik," katanya.

"Saya tidak tahu apa motif di balik video tersebut. Bisa saja hanya mau cari popularitas sesaat. Memanfaatkan kegelisahan masyarakat, lalu tampil dengan video yang seakan memberikan solusi," sambungnya.

Terkait adanya pihak yang melaporkan Anji dan Hadi Pranoto ke polisi, Saleh menilai itu suatu hal yang wajar. Dia menilai jika ada hal-hal yang dianggap melanggar hukum, tentu harus diproses sesuai aturan yang ada.

"Kalau polisi nanti melihat ada yang salah, tentu para pembuat video bisa dipanggil dan diperiksa. Di sana nanti akan ketahuan apa motif sebenarnya. Ini perlu sebagai pembelajaran agar tidak ada orang yang bermain-main dalam situasi darurat seperti sekarang ini," jelasnya.RED
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com