Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Massa Buruh Tolak Omnibus Law Bergerak ke Depan DPR, Jalan Gatsu Ditutup

Massa Buruh Tolak Omnibus Law Bergerak ke Depan DPR, Jalan Gatsu Ditutup

Written By mansyur soupyan sitompul on Senin, 24 Agustus 2020 | 21.17


Jakarta,dutabangsanews.com I Rombongan massa buruh yang hendak unjuk rasa terkait omnibus law mulai bergerak dari Jalan Gerbang Pemuda menuju ke depan gedung DPR. Massa buruh memenuhi ruas Jalan Gatot Subroto.

Pantauan, Selasa (25/8/2020), rombongan buruh yang tergabung dalam KSPI mulai bergerak menuju depan gedung DPR pada pukul 10.28 WIB. Mereka sebelumnya berkumpul di Jalan Gerbang Pemuda.

Rombongan massa tampak membawa spanduk panjang dan beberapa membawa poster bertuliskan 'Tolak Omnibus Law' dan 'Stop PHK Massal'. Pasukan Garda Metal tampak bergerak terlebih dahulu di depan. Dua mobil komando KSPI serta FSPMI juga mengikuti di belakangnya.

Dua mobil komando terdengar menyetel lagu-lagu perjuangan buruh saat bergerak. Orator di atas mobil meminta semua bergerak ke depan gedung DPR.

"Ayo semuanya bergerak ke depan gedung DPR!" kata salah satu orator di atas mobil komando.

Massa pun langsung berkumpul di depan gedung DPR. Total ada 3 mobil komando. Spanduk besar bertuliskan 'Tolak Omnibus Law, Tolak PHK Massal' tampak terpasang di pintu gerbang gedung DPR.

Terlihat massa buruh memenuhi ruas Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi. Pergerakan massa buruh ini membuat Jalan Gatot Subroto arah Slipi ditutup. Kendaraan yang keluar dari ramp off Tol Dalam Kota dialihkan lewat jalur busway.

Seperti diketahui, sejumlah unjuk rasa yang melibatkan massa dari kalangan buruh, petani, dan pedagang kaki lima diagendakan berlangsung di Jakarta hari ini. Unjuk rasa ini terbagi di beberapa titik Ibu Kota.

Massa buruh dari KSPI akan berkumpul di depan Gedung TVRI, Jakarta Pusat, lalu bergerak dengan jalan kaki menuju Gedung DPR RI.

"Agenda menolak 'omnibus law' RUU Cipta Kerja dan setop PHK," katanya.

Selain itu, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sekitar bantaran Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur juga diagendakan menggelar unjuk rasa di Gedung Wali Kota Jakarta Timur di kawasan Pulo Gebang.RED

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com