Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » » Mendagri: Kalau Ada Calon Kepala Daerah yang Buat Keramaian, Bully Saja

Mendagri: Kalau Ada Calon Kepala Daerah yang Buat Keramaian, Bully Saja

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 26 Agustus 2020 | 00.22


Padang,dutabangsanews.com I Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan agar calon kepala daerah tidak menciptakan keramaian saat kampanye jelang Pilkada 2020. Tito mengajak masyarakat mem-bully calon kepala daerah yang menciptakan keramaian di tengah pandemi Corona ini.

"Kalau ada calon kepala daerah yang masih buat keramaian, kerumunan, bully saja. Gimana mau jadi pemimpin kalau tidak bisa atur pendukungnya. Bagaimana mau kendalikan COVID kalau sudah terpilih nanti," kata Tito seusai rakor kesiapan Pilkada Serentak 2020 dan pengarahan kepada Satgas COVID-19 di Padang, Sumatera Barat, Rabu (26/8/2020) dini hari.

Menurut Tito, bully akan menjadi sanksi sosial terhadap calon kepala daerah yang masih menciptakan kerumunan selama proses Pilkada. Tito juga meminta semua calon kepala daerah memberikan gagasan pengendalian Corona saat kampanye.

"Pilkada serentak ini harus jadi momentum perlawanan terhadap pandemi virus Corona, para kandidat atau pasangan calon harus berlomba-lomba memberikan gagasan pengendalian COVID dan mengatasi dampak sosial ekonomi yang timbul," katanya.

Tito juga mengingatkan selama tahapan pilkada berlangsung, tidak ada kandidat yang melakukan kampanye atau rapat terbuka yang menimbulkan kerumunan. Para kandidat harus dapat mengerahkan timses dan pendukung untuk memberi edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan agar tidak menjadi korban Corona.

Jika ada calon kepala daerah yang melanggar dan menciptakan kerumunan, akan diberi sanksi tegas. Namun dia tidak menjelaskan rinci sanksi apa yang akan diberikan ke calon kepala daerah yang melanggar.

"Cakada (calon kepala daerah) yang tidak dapat menertibkan pendukungnya harus diberi sanksi tegas sesuai koridor hukum yang berlaku," tegasnya.RED

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com