Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Home » , , » Ketua K3S Kecamatan Bojongsari Kota Depok Rohmat, S. Pd : Tahun Ajaran 2022-2023 Kelas 1-4 Menggunakan Kurikulum Merdeka Menggali Potensi Siswa-Siswi Sejak Dini

Ketua K3S Kecamatan Bojongsari Kota Depok Rohmat, S. Pd : Tahun Ajaran 2022-2023 Kelas 1-4 Menggunakan Kurikulum Merdeka Menggali Potensi Siswa-Siswi Sejak Dini

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 29 Juni 2022 | 11.14

 


Kelurahan Bojongsari Kota Depok-Media Online www.dutabangsanews.com I KEPALA Sekolah SDN Bojongsari 01 Rohmat, S. Pd kapasitasnya juga sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah  atau K3-S Kecamatan Bojongsari Kota Depok, tentu. Akhir-akhir ini kesibukan Ketua K3-S Rohmat, S. Pd begitu padat. Rapat-rapat antar Kepala Sekolah SDN se- Kecamatan Bojongsari sepertinya terus digelar, mengingat pendaftaran murid baru, tahun ajaran baru di depan mata. Pada awal Juli 2022 akan ada penerimaan Siswa-siswi kelas 1 sebagai siswa baru. Tentu, koordinasi antar SDN se Kecamatan Bojongsari terus dilakukan agar tercapai satu kesepakatan, satu tekat dalam aturan penerimaan siswa baru dan SDN masing-masing. 

Menurut Ketua K3-S Rohmat, S. Pd, pada tahun 2022-2023 tentu akan ada penerimaan siswa kelas 1 di masing-masing sekolah di Kecamatan Bojongsari, kelas 1-4 tahun ajaran ini menggunakan Kurikulum Merdeka. Persiapan yang dilakukan pihak sekolah yaitu antara guru, komite sekolah dan pihak sekolah akan melakukan koordinasi, rapat sekolah untuk merencankan Kurikulum Merdeka untuk kelas 1, bagi kelas lain tentu secara berproses menggunakan Kurikulum Merdeka. 

"Membuat workshop kepada guru, khususnya guru wali kelas 1-4 bagaimana cara menerapkan Kurikukum Merdeka, perlu diketahui bahwa Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka tidak jauh berbeda. Kurikukum Merdeka salah satunya adalah setiap potensi anak diangkat dan diberdayakan dengan baik, baik itu kompetensi okahraga, kompetensi seni, kompotensi akademis, semua itu terakumulasi, terjamah oleh Kurikukum Merdeka ini,"demikian kata Ketua K3-S Rohmat, S. Pd kepada Wartawan Media online www.dutabangsanews.com bertempat di SDN Bojongsari 01 Kelurahan Bojongsari Kecamatan Bojongsari Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Kemarin Selasa 28 Juni 2022.

Dalam Kurikulum Merdeka ucap Ketua K3-S Rohmat, S. Pd, guru juga harus tetap belajar, ketika guru terlena dan tidak belajar, tentu guru tersebut akan "tergilas"atau guru tersebut akan ketinggalan. Jadi, tidak hanya para Siswa-siswi saja yang belajar, tetapi guru juga harus belajar. Inilah yang disebut dengan dinamis. Dalam konteks kurikulum dalam rentang waktu 10 tahun harus ada perubahan pada Kurikulum tersebut. Karena, zaman berubah, dinamika kehidupan terus bergerak. 

"Kalau kita memakai Kurikulum yang itu-itu saja, bukan tidak mungkin kita akan tertinggal dengan negara lain di bidang pendidikan, kalau ada yang mengatakan, ganti menteri ganti kebijakan. Tapi, kalau saya melihatnya hanya sebuah kebutuhan, lihat saja di ajang-ajang olahraga bertarap nasional dan internasional, Indonesia jarang kita temukan tampil sebagai juara, kita ketinggalan dengan negara-negara yang jauh jumlahnya di bawah negara kita, kenapa? Karena, kopetensi okahraganya tidak digali sejak dini. Itu sepertinya salah satu penyebabnya, karena. Kompetensi sejak dini kepada anak-anak tidak digali, wajar saja kita kekurangan atlet,"ungkap Ketua K3-S Rohmat, S. Pd. 

Dengan Kurikulum Merdeka tutur Ketua K3-S Rohmat, S. Pd, dengan Kurikulum Merdeka apa yang diharapkan pemerintah terhadap potensi anak bisa digali dengan baik. Mansur Soupyan Sitompul.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com