Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Kabareskrim: Penyidik yang Langgar Pedoman Kapolri soal UU ITE Akan Dihukum

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 24 Februari 2021 | 18.28

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berpesan kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto agar penegakan hukum terkait UU ITE tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Menindaklanjuti pesan itu, Agus pun memastikan jajarannya tidak akan tebang pilih dalam menangani kasus UU ITE yang masuk.

"Kan ada Wassidik (Pengawasan Penyidikan), ada pengawasan juga dari Propam (Profesi dan Pengamanan), dari Irwasum (Inspektorat Pengawasan Umum)," ujar Agus di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Agus mengatakan, bagi para penyidik yang melanggar surat telegram berisi pedoman penanganan kasus Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dari Kapolri, ada hukuman yang menanti. Sedangkan jika melaksanakannya dan mendapat apresiasi masyarakat, akan mendapatkan reward.

"Kemudian kepada mereka yang melanggar surat edaran Pak Kapolri pasti akan diberikan hukuman. Kemudian yang melaksanakan dengan benar dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat juga akan diberikan reward kepada yang bersangkutan," terangnya.RED

Jokowi Didampingi Anies Pantau Vaksinasi COVID untuk Guru

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Guru, dosen dan tenaga pendidik hari ini menerima vaksinasi COVID-19. Presiden Joko Widodo (Jokowi), Mendikbud Nadiem Makarim dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau langsung vaksinasi COVID-19 di SMAN 70 Jakarta di Bulungan, Jakarta Selatan.

Pantauan di lokasi Rabu (24/2/2021), Anies Baswedan tiba lebih dulu sekitar pukul 10.40 WIB. Kemudian, pukul 11.10 WIB Jokowi dan Mendikbud Nadiem Makarim tiba dan langsung meninjau jalannya vaksinasi COVID-19.

Ketiganya kemudian mulai berkeliling memantau proses vaksinasi bagi guru, dosen dan tenaga pendidik. Mereka tampak berbincang sambil berjalan memasuki ruangan vaksinasi.

Terpantau, vaksinasi COVID-19 dibagi menjadi 3 kloter untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan. Rinciannya, pukul 08.00-10.00 WIB sebanyak 250 orang, pukul 10.00-12.00 WIB sebanyak 150 orang dan 13.00 WIB hingga selesai sebanyak 250 orang.

Seperti diketahui, Ratusan guru, dosen dan tenaga pendidik menerima vaksinasi COVID-19 hari ini di SMAN 70 Jakarta. Presiden Joko Widodo hingga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim membuka langsung vaksinasi bagi golongan ini.

"(Sekitar) 650 orang, sudah termasuk di bawah naungan Kemenag. Nanti mas Menteri (Nadiem) sampaikan angka rincian," kata Dirjen guru dan Tenaga Pendidikan Kemendikbud Iwan Syahril saat ditemui di SMAN 70 Jakarta, Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

Berdasarkan keterangan yang tercantum di meja registrasi, pihak yang divaksinasi hari ini terdiri dari Organisasi Guru Undangan Ditjen GTK, Guru Disdik Provinsi DKI Jakarta hingga organisasi PGRI.RED

Tes Urine Dadakan, Polda Jambi Temukan 7 Polisi Positif

 


Jakarta, dutabangsanews.com I Polda Jambi menggelar tes narkoba dadakan ke Polres Sarolangun, Polres Merangin, dan Polres Bungo. Sidak tersebut dilakukan untuk mengecek sekaligus memeriksa para anggota Polri yang menyalahgunakan narkoba.

Adapun kegiatan tersebut dilakukan pada Senin (22/2/2021) lalu. Sidak dipimpin oleh Kabid Propam Polda Jambi Kombes Julihan Muntaha dan didampingi Kasubbid Provost AKBP Bambang Purwanto.

Setiap personel diambil sampel urinenya menggunakan alat tes narkoba yang dilakukan oleh personel Bid Dokkes Polda Jambi dengan diawasi dari Bid Propam Polda Jambi serta Dit Resnarkoba Polda Jambi.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto mengatakan sidak ini perlu dilakukan karena pihaknya tidak main-main dengan narkoba. Pasalnya, pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas narkoba di kalangan Polri.

"Kita tidak main-main untuk memberantas narkoba di Jambi," ujar Kombes Mulia melalui keterangan tertulis, Rabu (24/2/2021).

Saat pengambilan sampel, terdapat 7 personel yang urinenya positif mengandung narkoba. Rincinannya, 2 personel berasal dari Polres Bungo, 1 personel dari Polres Merangin, dan 4 personel dari Polres Sarolangun. Kombes Mulia menyebut pengambilan tes urine personel Polri ini akan terus dilakukan secara berkala.

"Ada 7 orang personel yang urinenya diduga mengandung amphetamine dan methamphetamine dan akan dibawa ke Polda Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas Mulia.RED

Pemekaran Kampung Samsam Dan Libo Jaya Kabupaten Siak Riau


Kandis Samsam Media Onlin www.dutabangsanews.com I KAMPUNG Samsam hari mengadakan kegiatan resmi sebagai agenda kelanjutan musyawarah kampung yang membahas tentang Pemekaran Kampung/Desa Samsam dan Libo Jaya. Adapun musyawarah ini dipimpin oleh Kepala Kampung Samsam Azam Munthe dan dihadiri oleh Kepala Kampung Libo Jaya Tengku serta Ketua Bapekam Samsam dan Libo Jaya diikuti peserta rapat lainnya.


Oleh para RK/RT, anggota Bapekam kedua kampung/desa, tokoh masyarakat dan unsur perangkat desa setempat. Hal yang substansial sesuai undang-undang tentang pemekaran desa adalah teknis tata letak tapal batas dari kedua Kampung/desa yang akan mekar satu kampung/desa. E. Simangunsong.

Perjuangan Para Guru Dan Kepala Sekolah SDN Mampang 1 Kota Depok Memajukan Pendidikan Di Tengah Wabah Pandemi



Kelurahan Mampang Kota Depok-Media Online www.dutabangsanews.com I PENDIDIKAN adalah bidang yang paling terdampak oleh wabah pandemi ini. Lihat saja, selama ini antara guru dan para anak didik mereka melakukan belajar mengajar di dalam kelas dengan tatap muka. Tetapi, belajar tatap muka di dalam kelas tersebut di awal Maret 2020 berhenti dengan sendirinya, karena Indonesia dan negara-negara di dunia lainnya mengalami wabah pandemi yang sangat mematikan. Jalan tengah yang ditempuh pihak otoritas pendidikan di Indonesia adalah melalui pembelajaran jarak jauh atau PJJ.

Adalah SDN Mampang 1 tentu sama dengan SDN yang lain yang ada di Kota Depok atau Jawa Barat pada umumnya, sistem belajar para murid tetap melaksanakan PJJ, guru tetap datang ke sekolah, sedangkan para murid tetap berada di rumah, salah satu tujuan PJJ ini adalah untuk memutus mata rantai wabah pandemi ini. Tetapi, dengan diterapkannya sistem PJJ di lapangan ditemukan sebuah realitas bahwa tidak semuanya para peserta didik memiliki ponsel, sedangkan di sebuah ruumah ada tiga anak yang sedang sekolah. Kalaupun ada ponsel dibawa orang tua bekerja.

Kepala Sekolah SDN Mampang 1 Acih Taslih, S. Pd mengatakan, yang jelas setiap sekolah tentu punya program masing-masing setiap tahunnya, beberapa program sekolah dalam hal ini satu demi satu program sekolah tersebut selesai, apakah itu bidang pendidikan, akademi sekolah atau sarana dan prasarana sekolah. Saat ini para anak didik di sekolah ini berada di semester 1, saat memasuki semester 2 kelak, tentu akan berbeda lagi program sekolah.


“Dalam hal bertugas para guru dibagi dalam dua fase dengan demikian tidak semua guru yang masuk dan mengajar di sekolah melalui online, jadi ada yang namanya guru piket tujuan untuk menghindari wabah pandami ini, saya berharap para guru dan keluarga SDN Mampang 1 tetap sehat, sehingga tetap bisa memberikan pelajaran melalui sistem online yaitu PJJ,”demikian kata Kepala Sekolah SDN Mampang 1 Acih Taslih, S. Pd kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di SDN Mampang 1 Jalan Pramuka Keluarahan Mampang Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok Jawa Barat. Kemarin Selasa 23 Februari 2021.


Di sisi lain dalam hal PJJ ucap Kepala Sekolah SDN Mampang 1 Acih Taslih, S. Pd memang ditemukan beberapa kendala yaitu saat PJJ tersebut dalam satu rumah tangga anaknya ada 3 orang yang sedang belajar, tentu tidak bisa sekaligus ketiganya menerima pelajaran. Atau sebaliknya, ada ponsel tetapi ponsel tersebut dibawa orang tua ke tempat belerja, sehingga anak tidak bisa mengikuti pelajaran dengan utuh.


“Pihak sekolah sudah melakukan pendataan tentang kepemilikan ponsel, apakah ponsel tersebut punya sendiri, atau punya mamah atau ponsel tersebut punya ayahnya. Jadi, dalam PJJ ini kami menyadari bagaimana keadaan muridnya, jalan keluarnya bagi siswa yang tidak punya ponsel, siswa tersebut minta pelajaran ke sekolah dan pelajaran atau ada pekerjaan rumah kembali diantar ke sekolah, dengan demikian, semua siswa merasakan satu dengan yang lain dalam hal menerima pendidikan dari guru mereka masing-masing,”ungkap Kepala Sekolah SDN Mampang 1 Acih Taslih, S. Pd.

Tentu kalau berbicara apa yang dilakukan pihak sekolah, yang dilakukan pihak sekolah ujar Kepala Sekolah SDN Mampang 1 Acih Taslih, S. Pd Pencegahan wabah pandemi adalah hal yang menjadi prioritas SDN Mampang 1 karena, tidak ada hal paling prioritas menjaga keluarga sekolah ini agar tetap sehat, tetap mengajar para siswa dengan baik. Karena wabah pandemi ini sangat dahsyat dan mematikan, untuk itu keluarga sekolah tetap berjuang agar keluarga sekolah terhindar dari wabah ini.
Mansur Soupyan Sitompul.

Pakar Digital Dukung Restorative Justice

Written By mansyur soupyan sitompul on Selasa, 23 Februari 2021 | 20.25

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat edaran tentang kesadaran budaya beretika dalam dunia digital, yang salah satu poinnya terkait langkah damai di kasus UU ITE yang harus diprioritaskan penyidik demi dilaksanakannya restorative justice. Pakar digital dan media sosial, Anthony Leong, menilai upaya restorative justice akan baik bagi demokrasi Indonesia.

"Kami mengapresiasi pemikiran Pak Kapolri juga dalam mengedepankan edukasi, mengedepankan sifat persuasi dan kemudian upayakan untuk langkah-langkah yang bersifat restorative justice. Ini sangat baik dalam kehidupan demokrasi kita," kata Anthony, dalam keterangan tertulis, Selasa (23/2/2021).

"Menurut saya, memang perlu sekali adanya dewan etik hingga pedoman yang jelas sebelum permasalah berpendapat ini dibawa ke ranah hukum. Karena saat ini dunia digital sudah sangat berkembang, masyarakat sudah semakin meningkat dalam menggunakan media sosial untuk berkomunikasi," kata Anthony.

Lebih lanjut, Anthony menyoroti UU ITE rentan disalahgunakan karena mengandung pasal karet. Dengan demikian, ia mendukung dilakukannya revisi UU ITE karena banyaknya masyarakat yang saling lapor ke polisi.

"Keberadaan UU ITE yang rancu dan pasal karet membuat UU ini rentan disalahgunakan. Memang kadang diskusi di media sosial perlu disikapi dengan dewasa, karena jika tidak makin banyaknya masyarakat yang akan saling melapor ke polisi. Kami mendukung revisi UU ITE bisa segera dieksekusi karena bisa berdampak pada indeks demokrasi kita," ujar Anthony di Jakarta (23/2/2021).RED

Pembangunan Industri Daerah Hulu Dituding Penyebab Banjir di Karawang

 

Karawang, dutabangsanews.com I Sepuluh tahun terakhir terjadi perubahan iklim yang signifikan sehingga membuat bencana banjir di Karawang semakin meluas dan lama surutnya. Hal itu disebabkan pembangunan industri dan properti di kawasan hulu yang semakin gencar.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Forum Komunikasi Daerah Aliran Sungai Citarum (forkadasC+) Yazid Alfaizun, pada Selasa (23/2). "Kami mencatat, perubahan iklim itu terasa selama kurun 10 tahun ke belakang. Hal itu bisa dilihat dari terputusnya siklus 5 tahunan banjir di Karawang," katanya.

Perubahan yang paling terasa, kata Yazid, tujuh terakhir atau sejak 2014. Di mana rentetetan bencana banjir terus terjadi dan semakin meluas.

"Padahal sebelum 2014, dari 2010 dampak banjir tidak begitu meluas. Intenstitas banjir sepanjang tahun juga tidak sering terjadi, kecuali daerah Telukjambe Barat Desa Karangligar," tuturnya.

Menurut Yazid bencana banjir yang makin parah sejak 2014 itu karena ketidakmamouan pemerintah membuat kebijakan yang adaptif. Ia menilai pemerintah tidak mampu meredam investasi yang mengeksploitasi alam besar-besaran.

"Kalau melihat pembangunan, dari tahun 2014 hingga saat ini, begitu pesat terjadi. Salah satunya, pembangunan kawasan baru industri, juga properti. Lebih bahayanya, kawasan tersebut berada di hulu Karawang dengan menyempitkan lahan hijau yang ada," jelas Yazid.RED

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com