Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Warga Papua Demo di Depan Mabes TNI AD, Protes Insiden Surabaya

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 21 Agustus 2019 | 22.56

Jakarta,dutabangsanews.com I Sejumlah warga Papua melakukan demonstrasi di depan Mabes TNI AD. Mereka sempat dihalau oleh personel polisi dan TNI namun aksi tetap berjalan. 

Suasana demo di depan Mabes TNI AD, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019) siang. Mereka awalnya menyampaikan orasi di depan pintu masuk Monas.

Setelah itu massa mendesak untuk demo di depan Mabes TNI AD. Namun mereka dihalau oleh polisi. Sejumlah personel Brimob dan Sabhara membentuk barikade mengelilingi massa Papua itu. 

Namun barikade polisi itu berhasil ditembus oleh massa. Lalu massa juga dihalau oleh personel TNI. 

Massa kemudian lari ke Kemendagri sambil meneriakan tuntutan aksi. Mereka berteriak dalam bahasa Papua. 

Saat ini massa masih menyampaikan orasi di depan Kemendagri. Mereka tampak memenuhi jalan. Sementara lalu lintas dari arah Mabes TNI AD yang mengarah ke Istana Negara tak bisa dilalui.

Sempat terdengar juga teriakan dari sejumlah massa aksi terkait Papua merdeka. Massa juga membawa bendera bintang kejora.

"Papua merdeka, Papua merdeka," ujar massa.

Salah seorang perwakilan massa mengaku sulit mendapatkan informasi terkait kejadian di Papua Barat. Dia meminta akses media dibuka seluas-luasnya. 

"Karena kami tidak bisa mendapatkan informasi dari daerah kami di Papua. dan juga buka akses jurnalis media internasional maupun nasional ke tanah West Papua agar media bisa mengetahui apa yang terjadi di Papua Barat," ujar perwakilan massa. 

Massa juga mengecam terkait insiden di Surabaya. Mereka menegaskan masyarakat Papua merupakan manusia yang merdeka. 

"Dan juga mengecam pihak keamanan yang telah berlebihan saat menangkap teman-teman kami di Surabaya, pihak kepolisian dalam ini rezim Jokowi-JK menangkap militer yang terlibat saat mengatakan rasis terhadap kaum kami di Surabaya, kami menuntut itu karena kami bukan monyet, kami adalah manusia, manusia merdeka," ujarnya. RED

Wali Kota Depok Tanggapi Pilkada Depok 2020

Depok,dutabangsanews.com I Kota Depok menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam daftar Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2020 mendatang. Namun, hingga kini belum terlihat calon-calon wali kota dan wakil wali kota Depok yang siap menghadapi pesta demokrasi tersebut.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengaku belum bisa memberikan tanggapan berlebih, terkait pencalonannya kembali sebagai orang nomor satu di Kota Depok. Namun di sisi lain banyak komunitas agama, kewilayahan, tokoh masyarakat, maupun pemuda yang menginginkan Idris kembali mencalonkan diri.

"September nanti baru mulai saya umumkan setelah September yang jelas sudah banyak yang meminta saya mencalonkan kembali. Kalau sekarang belum bisa jawab," ujar Idris di Balai Kota Depok, Rabu (21/8).

Menurut Idris, secara politis dan perundang-undangan, ada beberapa proses tahapan yang diikuti calon pengikut pilkada. Salah satunya, partai yang mendukung.

"Calon pilkada, harus punya tiket koalisi dengan partai. Di sini harus jelas mana yang menjadi koalisi kemudian ada partai mendukung dan pengusungnya," kata dia.

Idris masih memantau partai mana yang bisa membawanya kembali mencalonkan diri. Ia sedikit memberikan kiasan ibarat kendaraan mahal belum tentu bagus, sehingga perlu pengamatan secara mendalam.

"Nanti, kan saya liat dulu kan, kendaraan yang mahal belum tentu bagus, ya kan? Misal Camry belum tentu bagus walau lebih mahal dari Fortuner, ya kan?. Maka saya lihat. Nanti kalau setelah dapat kendaraan, saya akan lambaikan tangan, dan ajak Anda naik kendaraan tersebut," tutur Idris.

Saat ditanya mengenai orang yang siap mendampinginya, Idris kembali menegaskan tergantung dari integritasnya. Dengan kata lain ia enggan disandingkan dengan seseorang yang tidak berkompeten.

"Nah itu sih tergantung nanti mereka, kalau siap komitmen integritasnya kayak apa, apakah hanya ingin menang saja, atau hanya apa, alasan bersanding dengan saya dan sebagainya ya saya liat juga, di situ nanti ada fit and proper test," ucap Idris.RED

Raih Juara Satu Terbersih Se-Kota Depok, Ini yang Dilakukan RW 01 Kampung Rawageni

Depok, dutabangsanews.com - RW 01 Kampung Rawageni Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung meraih juara satu RW Terbersih Se-Kota Depok. Penghargaan yang membanggakan ini diberikan langsung oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 74 di Balai kota. Lomba kebersihan  antar-RW Tingkat Kota diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

Menurut pengakuan Jaelani selaku Ketua RW 01 Kampung Rawageni, awalnya tidak ada niat mengikuti lomba kebersihan lingkungan tersebut apalagi mengincar juara. “Kami awalnya tidak ada tujuan ikut lomba apalagi juara, bagi kami yang terpenting lingkungan bersih dan pengelolaan sampah secara maksimal. Memang sekarang masih belum maksimal tapi kami terus berupaya,” ungkapnya.

Menurutnya, yang terbesit pada awalnya, ia ingin merubah citra kampungnya. “Saya ingin memajukan wilayah saya.  Salah satu upaya yang saya lakukan dengan membangun Komunitas Lahan Hijau yang bergerak di bidang lingkungan. Semua berawal karena saya mencintai tumbuhan dan lingkungan.” ujarnya.

Dengan niat positif tersebut, ia pun rutin memberikan edukasi seputar kebersihan lingkungan kepada warganya. Kegiatan kerja bakti juga rutin dilaksanakan warga seminggu sekali.

” Volume sampah di lingkungan begitu banyak, sudah memprihatinkan. Dari situ kami mulai membenahi lingkungan”, ungkapnya.

Beberapa aksi nyata pun sudah dilakukan. Diantaranya membangun taman, ruang terbuka hijau dan menanaminya dengan tumbuhan langka seperti pohon Jamblang, Lobi-lobi, Kokosan dan berbagai macam tumbuhan lainnya. Tumbuhan tersebut dirawat oleh warga sekitar secara sukarela.

“Dari sana kami diperhatikan Kelurahan dan akhirnya ditunjuk untuk mewakilkan Kecamatan Cipayung. Alhamdulillah kami diapresiasi pemerintah.” kata Jaelani.

Tak hanya peduli terhadap sampah dan tumbuhan, RW 01 Kampung Rawageni juga membuat biopori atau sumur resapan di sekitar lingkungan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi minimnya resapan air akibat lahan yang mulai berkurang.

“Kami memikirkan jangka panjang, debit air sudah mulai berkurang. Semua akibat lahan yang berkurang karena banyaknya pembangunan,” ujar Jaelani.

Kerja bakti kini memang sudah menjadi salah satu agenda rutin warga RW 01. Kegiatan tersebut terbukti berdampak besar bagi lingkungan. Selain itu, RW 01 juga melakukan pembesaran sungai dan pelebaran jalan.

”Pemerintah mengapresiasi kami atas kegiatan swadaya, ternyata dengan  swadaya terbukti RW kami pun mampu,” ungkap Jaelani.

Tak hanya menyandang predikat RW Terbersih, Posyandu RW 01 juga berhasil meraih juara ketiga tingkat Kecamatan. Prestasi tersebut diraih dengan menjalankan inovasi berupa akses internet gratis di sekitar Posyandu untuk warga. Dengan catatan warga harus memilah sampah dan melunasi pajak PBB.

” Kalo sudah lengkap persyaratan tersebut warga kami kasih akses internet secara cuma-cuma,” kata Jaelani.

Tambahnya, untuk program di masa mendatang, ia ingin menjalankan program bank pohon. Di mana dalam program bank pohon tersebut, warga boleh  mengambil pohon gratis untuk di tanam di pekarangan rumah masing-masing. Menurutnya, apabila rencana ini sudah berjalan dan memberikan dampak positif. Jaelani ingin program ini nantinya diadopsi oleh Pemerintah Kota Depok. “Tentu tujuan dari program tersebut agar semua pihak bisa bersinergi bersama pemerintah,” ujarnya.

Rawageni yang menurutnya dulu lekat dengan citra kotor dan kriminal kini sudah berubah menjadi kampung yang bersih dan asri. “Ternyata kalo kita tahu di dalamnya seperti apa, tidak seperti apa yang orang kira,” pungkasnya.(sd.com/red)

Apakah Ceramah UAS Masuk Delik Penistaan Agama? Ini Pandangan Pakar Pidana

Written By mansyur soupyan sitompul on Selasa, 20 Agustus 2019 | 23.01

Jakarta,dutabangsanews.com I Pakar hukum pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Mudzakir menilai ceramah Ustad Abdul Somad (UAS) tidak melakukan perbuatan menista agama. Sebab, ceramahnya yang menyinggung 'salib' dilakukan di forum tertutup yaitu masjid dan diikuti oleh umat Islam saja.

"Tidak termasuk (menista agama/delik pasal 156a KUHP)," kata Mudzakir, Rabu (21/8/2019).

Pasal 156a menyatakan dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja 'di muka umum' mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. Menurut Mudzakir, UAS sedang menjawab pertanyaan ummatnya. Tanya jawab itu dilakukan di masjid setelah shalat subuh sehingga tidak memenuhi delik.

"Kalau ummatnya bertanya. Dan dalam forum itu homogen, itu bukan bagian dari penghinaan. Karena dalam konteks agama, orang akan mengajarkan yang benar menurut agamanya. Akan mengutamakan kebenaran agamanya," papar Mudzakir.

Oleh sebab itu, konteks menjadi penting dalam memahami dan memaknai Pasal 156a KUHP. Termasuk memahami apakah pernyataan itu disampaikan di forum internal (satu keyakinan) atau eksternal (beragam keyakinan).

"Kalau dalam forum yang homogen, itu tentu lumrah. Perbandingan agama itu untuk meyakini agama masing-masing," ujar Mudzakir.

Menjadi masalah kemudian adalah ketika ada yang merekam ceramah internal itu kemudian tersebar. Menurut Mudzakir, bagi penganut agama yang benar, tidak mempermasalahkan. 

"Mestinya orang memahami ceramahnya di mana dan orang harus maklum," cetus Mudzakir.

Bila kasus UAS diteruskan, menurut Mudzakir, maka menjadi preseden buruk dalam beragama. Sebab, di tiap-tiap forum internal keagamaan juga membanding-bandingkan agama lain dan menilainya dengan keyakinannya.

"Nanti bisa-bisa di gereja, di masjid pasang rekaman. Ujung-ujungnya disharmonis agama-agama. Jangan-jangan nanti ceramah di kamar mandi juga dipidana," kata Mudzakir.

Terkait laporan yang sudah masuk ke kepolisian, menjadi diskresi bagi kepolisian. Apakah akan meneruskan ke proses lebih lanjut, atau ditolak laporannya.

"Kalau polisi harus konsisten, meski berdasarkan ilmu hukumnya tidak termasuk, berarti semua laporan tetap harus diproses," pungkas ketua tim perumus RUU KUHP 2010 itu.

Sebagaimana diketahui, UAS menjadi penceramah kajian subuh Sabtu, di Masjid Annur, Pekanbaru pada 2017 lalu. 

"Karena rutin pengajian di sana, satu jam pengajian dilanjutkan diteruskan dengan tanya jawab, tanya jawab," jelas UAS.

UAS mengaku heran pernyataannya tersebut diviralkan baru-baru ini. Dia berjanji tidak akan lari bila video tersebut dipermasalahkan.

"Kenapa diviralkan sekarang, kenapa dituntut sekarang? Saya serahkan kepada Allah SWT. Sebagai warga yang baik saya tidak akan lari, saya tidak akan mengadu. Saya tidak akan takut, karena saya tidak merasa bersalah, saya tidak pula merusak persatuan dan kesatuan bangsa," ujar UAS.RED

Warga Ramai-ramai Demo di DPRD Mimika Papua, Sekolah Diliburkan

Mimika,dutabangsanews.com I Lebih dari seribu orang warga di Timika, Kabupaten Mimika, Papua berdemo di depan kantor DPRD. Mereka menyuarakan aspirasi anti-rasisme terkait insiden yang menimpa mahasiswa Papua di Jawa Timur.

Dikutip dari Antara, massa aksi bergerak dari berbagai arah hingga berkumpul di halaman depan kantor DPRD Kabupaten Mimika, di Jalan Cenderawasih Kota Timika.

Massa aksi terdiri dari berbagai kalangan, baik orang dewasa, orang tua dan anak-anak, serta kaum perempuan. Hari ini sekolah-sekolah di Mimika diliburkan, terkait aksi massa tersebut.

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan kalimat-kalimat menentang tindakan rasisme. Spanduk lainnya bertuliskan "Kami Papua Cinta Damai".

Mereka juga meneriakkan yel-yel, sembari mengecam pihak-pihak yang melakukan tindakan tidak terpuji terhadap mahasiswa Papua di Malang, Jawa Timur.

Koordinator aksi demo sempat mengingatkan massa aksi agar tidak melakukan tindakan anarkis seperti merusak fasilitas umum dan lainnya.

Berbicara menggunakan mikrofon, koordinator aksi mengajak massa aksi mengutamakan demo damai, dan menyampaikan aspirasi di muka publik secara baik.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto juga mengingatkan massa aksi agar dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik, tetap mengedepankan kedamaian.

"Saya minta warga menjaga ketertiban dan penyampaian aspirasi, dan tidak melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan keresahan dalam kehidupan bermasyarakat. Apalagi kekacauan karena hanya merugikan diri sendiri dan orang lain," ujarnya.

Aparat kepolisian terlihat berjaga-jaga di berbagai lokasi strategis. Aksi massa itu pun mendapat pengawal dari aparat kepolisian dibantu pasukan TNI. RED

Jadwal Pertandingan 8 Wakil Indonesia di 32 Besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis

Jakarta,dutabangsanews.com I Sejumlah wakil Indonesia bertarung di babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 pada Rabu (21/8). Berikut jadwal pertandingannya. 

Kejuaraan Dunia Bulutangkis dilangsungkan di St. Jakobshalle. Hari ini, delapan wakil Merah Putih mempertaruhkan laju di ajang tahunan BWF itu. 


Ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, akan menghadapi Anastiasiia Akchurina/Olga Morozova. Tanpa harus bertanding di babak pertama dan lebih diunggulkan, Greysia/Apriyani dijagokan untuk melewati ganda Rusia itu dengan mudah. 

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berjumpa dengan Jakub Bitman/Alzbeta Basova dari Republik Ceko. Duel tersebut diyakini akan dimenangkan oleh pasangan Indonesia dengan merujuk peringkat kedua pemain. Praveen/Melati menempati urutan keenam dunia sedangkan lawan ke-64. 

Kemudian, tunggal putri, Fitriani akan menghadapi unggulan kedua dari Taiwan, Tai Tzu Ying. Tempat di babak kedua didapatkan Fitriani setelah mengalahkan Yvone Li dari Jerman 21-14, 21-12.

Kevin Sanjaya Sukamulja/Marcus Fernaldi Gideon juga bermain hari ini. Mereka melawan wakil Korea Selatan nonunggulan, Choi Solgyu/Seo Seung Jae. 

Seperti Greysia/Apriyani, Kevin/Marcus mendapatkan bye di babak pertama. Sementara, lawan, Solgyu/Seung Jae, melaju ke putaran kedua usai menyingkirkan Chung Yonny/Chun Huei dari Hong Kong. 

Selain Kevin/Marcus, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mentas hari ini. Fajar/Riian menghadapi wakil Inggris, Marcus Ellis/Chris Langride. Adapun Hendra/Ahsan berjumpa dengan Jelle Maas/Robin Tabeling dari Belanda. Dua ganda putra Indonesia itu lebih diunggulkan untuk menang. 

Jadwal Wakil Indonesia di 32 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis Hari Ini: 

15.00 WIB Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Anastiasiia Akchurina/Olga Morozova (Rusia) (Lapangan 2)
16.00 WIB Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamulja vs Choi Solgyu/Seo Seung Jae (Korsel) (Lapangan 1)
Jakub Bitman/Alzbeta Basova vs Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Lapangan 1)
Fitriani vs Tai Tzu Ying (Taiwan) (Lapangan 1)
20.00 WIB Maryna Ilyinskaya/Yelyzveta Zharka (Ukraina) vs Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta (Lapangan 4)
20.00 WIB Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Jelle Maas/Robin Tabeling (Belanda) (Lapangan 3)
22.30 WIB Berry Angriawan/Hardianto vs He Ji Ting/Tan Qiang (China) (Lapangan 3)
23.30 WIB Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Marcus Ellis/Chris Langridge (Inggris) (Lapangan 3) RED

Kebakaran Besar di Kepulauan Canary Spanyol, 9.000 Orang Dievakuasi

Jakarta,dutabangsanews.com I Kebakaran besar terjadi di Gran Canaria, Kepulauan Canary, Spanyol. Sebanyak 9.000 orang dievakuasi dari delapan kota.

Dilansir dari Reuters, Rabu (21/8/2019), api mulai menyala sejak Sabtu (17/8) di dekat kota Tejeda. Kebakaran kemudian terus meluas didorong suhu yang tinggi, angin kencang, dan kelembaban udara yang rendah.

Pihak berwenang pada menyatakan kebakaran telah mencapai taman alam. Sejauh ini api muncul di bagian tengah pegunungan di pulau itu daripada daerah pantai yang ramai didatangi turis saat musim panas.

Dilaporkan kebakaran mencapai sekitar 6.000 hektare sejauh ini. Api telah memasuki taman alami Tamadaba di barat laut, daerah hutan pinus tertua di pulau itu dan dianggap sebagai daerah yang rumit dimasuki petugas pemadam kebakaran.

"Kami akan memadamkan kebakaran yang merusak ini," kata presiden wilayah Kepulauan Canary, Angel Victor Torres, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya.

Dia mengatakan kebakaran tak mempengaruhi aktivitas di Bandara Gran Canaria.

Sebanyak 16 pesawat dan helikopter serta lebih dari 1.000 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, kata pihak berwenang. Bulan ini, tercatat ada dua kali kebakaran di Tejeda.
RED
 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com