Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Parliamentary-Presidential Threshold Tak Sesuai Pancasila

Written By mansyur soupyan sitompul on Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16.18

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Partai Pelita mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke KPU RI. Usai pendaftaran, Ketua MPP Partai Pelita Din Syamsuddin bicara soal ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

"Kami belum berbicara tentang target kriteria capres yang ideal. Insyaallah segera setelah pada 14 Desember yang akan datang ada pengumuman KPU kami dinyatakan sebagai partai peserta pemilu baru kami kemudian akan berlari cepat," kata Din di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Sabtu (13/8/2022).

Din mengatakan kemudian bicara soal hambatan untuk mengusung capres-cawapres gara-gara presidential treshold 20 persen. Dia menyebut presidential threshold dan parliamentary threshold bertentangan dengan Pancasila.

"Sebagai partai baru yang belum punya hak untuk mencalonkan capres-cawapres walaupun itu tidak fair, itu tidak adil. Itu harus diubah, parliamentary threshold, presidential threshold, itu bertentangan dengan Pancasila. Sila keempat dalam permusyawaratan perwakilan," ujarnya

Din mengaku prihatin karena judicial review presidential threshold ke Mahkamah Konstitusi (MK) selalu kandas. Dia mengklaim sebagai warga mulai tak percaya dengan MK.

"Banyak dari kawan-kawan, saya pribadi, yang concern, prihatin dengan kehidupan kebangsaan kenegaraan kita ini. Meyakinkan tidak ada jalan lain kecuali revolusi, itu yang ramai bergerak. Saya memilih jalur konstitusi. Karena dengan jalur konstitusi itulah kita eksis sebagai bangsa negara. Namun konstitusi itu harus diluruskan dikembalikan seperti pada kesepakatan 18 Agustus 1945, itulah UUD '45 hasil dari para negarawan kita elemen bangsa," kata dia.

"(Judicial review) belum terpikirkan karena sudah banyak yang mengajukan dan MK menolak. Nyaris banyak dari kita kehilangan kepercayaan kepada MK," imbuhnya.RED

Istri Ferdy Sambo Minta Perlindungan agar Terkesan Korban

Jakarta, dutabangsanews.com I Sejak awal kan saya sudah mengatakan, saya sendiri meragukan sebenarnya apakah Bu Putri ini memerlukan perlindungan dari LPSK atau sebenarnya ada yang mengajukan itu. Bukan Bu Putri sendiri, tetapi ada orang lain," kata Hasto saat dihubungi, Sabtu (13/8/2022).

Hasto mengatakan ada kemungkinan pengajuan permohonan perlindungan Putri Candrawathi tidak murni untuk memperoleh perlindungan sebagai korban. Dia menyebut permohonan itu bisa saja diajukan untuk memberi kesan Putri sebagai korban.

"Dari awal kan saya bilang begitu, cuma saya tidak ngomong jelas. Tapi kalau sekarang kan jadi makin kelihatan ya, bahwa memang Bu PC, artinya kalaupun Bu PC yang mengajukan perlindungan, maksudnya bukan itu bener-bener dapat perlindungan dari LPSK. Tapi barangkali ya lebih memberi kesan bahwa yang bersangkutan adalah korban," tuturnya.

Dia mengatakan keraguannya itu muncul lantaran sikap istri Ferdy Sambo saat asesmen dilakukan. Menurutnya, istri Ferdy Sambo bersikap seolah tidak tahu apa yang harus disampaikan ke LPSK jika dirinya memang seorang korban yang butuh perlindungan.

"Ya sikap Ibu PC yang kemudian seolah-olah tidak tahu-menahu, tidak tahu apa yang harus disampaikan ke LPSK begitu ya, digali keterangnanya kan nggak pernah bisa," ujarnya.RED

 

Hari Ini Sabtu 13 Agustus 2022 Keluarga Besar Komunitas Satu Hati Gelar Sekolah Politik

 

Kota Depok-Media Online www.dutabangsanews.com I MENJELANG Pemilu 2024 terjadi fenomena di tengah masyarakat negeri ini, yaitu nyaris setiap hari kita melihat pemberitaan di berbagai media bahwa ramai-ramai masyarakat membentuk perkumpulan, organisasi dan menjadikan dirinya sebagai relawan Anies For RI 1 Tahun 2024. Hal ini terus terjadi bak gayung bersambut antara satu kabupaten dengan kabupaten maupun kota dan provinsi. Tentu, wajar kalau disebut sebagai sebuah fenonena. Dan itu sipatnya spontan dan dengan biaya atau anggaran sendiri, bahkan. Undangan dari berbagai kabupaten dan kota serta provinsi di negeri ini untuk menghadirkan Anies terus sahut menyahut, terus ada saja kunjungan Gubenur DKI Jakarta H. Anies Rasyid Baswedan. Apalagi saat ini diperkirakan, diprediksi jumlah relawan yang tumbuh dan terus berkembang yang ada di negeri setiap minggu terus bermunculan ke permukaan dan hadir di tengah-tengah masyarakat negeri ini. Tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa Masyarakat negeri ini banyak berharap kepada Anies. 

Di Kota Depok saat ini, telah hadir di tengah-tengah masyarakat Komunitas Relawan Satu Hati Mendukung Anies maju sebagai RI 1. Organisasi ini, sudah melebarkan sayapnya ada di Jabodetabek, bahkan sudah menembus Pulau Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTB dan kabupaten, kota dan provinsi lainnya. 

Hari ini Sabtu 13 Agustus 2022, Keluarga Besar Komunitas Relawan Satu Hati Mendukung Anies maju sebagai RI 1, melaksanakan Sekolah Politik, tujuan dari agenda ini salah satunya adalah untuk menambah wawasan bidang politik di organisasi ini. 

Ketua Umum DPP Komunitas Relawan Satu Hati Hj. Yani Maryam mengatakan, pihaknya sangat merasa senang dan bersyukur sekali. Karena, momen ini gak semua orang mendapatkannya. 

"Di samping itu, kita memang harus terjun ke politik biar bagai mana pun wajib paham politik. 

Karena, Rasulullah pun berpilitik, Islam harus  berpolitik. 

Apalagi di zaman yang sudah "gak jelas" seperti ini. Karena perjuanganpun harus dengan politik tanpa politik ya kita akan ketinggalan dan akan ditindas terus oleh pendatang yang merasa berkuasa. Bagaimana kita semua Ummat Islam di Indosis harus bersatu dalam perjuangan ini.

Agar kita bisa mancapai apa yang kita perjuang kan ya harus dengan politik."demikian kata Ketua Umum DPP Komunitas Relawan Satu Hati Hj. Yani Maryam kepada Wartawan Media Online www.dutabangsanews.com via WhatsApp bertempat di Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Jumat kemarin malam 12 Agustus 2022.

Ditambahkan Ketua Umum DPP Komunitas Relawan Satu Hati Hj. Yani Maryam, sekarang kita sedang berjuang untuk memenangkan  Anies menjadi RI 1 ya dengan politik, untuk itu Anies harus menjadi Presiden RI, kalau negeri ini mau berubah ke arah dan haluan yang lebih baik tentunya.  

"Makanya pilih Pak Anies 

Bersama Komonitas Satu Hati Bersama 1 ❤️ Anies Baswedan RI I, "tutur Ketua Umum DPP Komunitas Relawan Satu Hati Hj. Yani Maryam. 

" Berapa orang yang beruntung mengikuti Sekolah Politik ini,"sapa wartawan media online ini. 

"Yang ikut agenda Sekolah Politik ini sebanyak 60 orang. Targetnya kita maksimal kan Pak Anies menang," terang Ummi Yani sapaan akrab Ketum Komunitas Satu Hati ini. Harapan saya kepada seluruh pendukung Pak Anies. 

Mari kita satukan niat, 

satukan langkah, satukan tujuan, 

Demi mencapai cita-cita kita semua untuk mempunyai Presiden RI baru yaitu Pak Anies. Karena kami semua berjuang hanya untuk No. 1 bukan No. 2. Sekali bukan No. 2."Terang Ketua Umum DPP Komunitas Relawan Satu Hati Hj. Yani Maryam. Mansur Soupyan Sitompul.

SMP Negeri 9 Cipayung Kota Depok Siap Menerapkan Kurikulum Belajar Merdeka Yaitu Belajar Berubah

Written By mansyur soupyan sitompul on Jumat, 12 Agustus 2022 | 06.22

 


Kelurahan Cipayung Kota Depok-Media Online www.dutabangsanews.com I PENERIMAAN Peserta Didik Baru PPDB tingkat SMP sudah selesai dilaksanakan, saat ini para Siswa-siswi kelas 7 sudah mengikuti proses belajar mengajar di dalam kelas bersama guru dan wali kelas. Dengan demikian, Siswa-siswi kelas 7 tahun ajaran 2022/2023 siap menerima menerima Program Kurikulum Belajar Merdeka saat ini diterapkan di jenjang Masing-masing sekolah yaitu SD, MI, SMP, MTS, SMA dan MAN. Kita berharap apa yang menjadi program pemerintah ini, tentu tujuannya untuk memajukan Sistem Pendidikan Indonesia menjadi lebih baik, diharapkan. Anak-anak negeri ini kelak bisa ber kompetitif di area internasional. Sehingga, Anak-anak negeri ini kelak akan menjadi tuan di negerinya sendiri. Tidak akan diremehin, dianggap sebelah mata oleh Orang-orang luar. Tapi, Orang-orang luar tersebut memandang kagum akan sumber daya manusia dimiliki masyarakat negeri ini. Tentu, hal itu kita harapkan kepada para pemegang estapet Anak-anak negeri akan terjadi pergantian kepemimpinan bangsa dan negara. Tetapi, semua berasal dari kualitas pendidikan. 

Menurut pendapat Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Paeran, S. Pd., MM pada tahun ajaran baru ini, pihaknya sebagai pengelola sekolah menerima para Siswa-siswi kelas 7 sekolah ini melalui PPDB SMP Negeri 9 sebanyak 10 rombel, tetapi ada 2 rombel mengingat karena kondisi ruang kelasnya kurang memadai hanya di-isi sebanyak 32 orang. Tetapi, 8 rombel lagi jumlah satu rombelnya 38-40 orang Siswa-siswi, hal itu berdasarkan kebijakan organisasi sekolah maka diterapkan angkanya seperti itu.

Angka jumlah murid yang ditetapkan pihak sekolah 36 orang, tetapi. Karena, di daerah Kelurahan Cipayung antusias atau animo warga untuk menyekolahkan anak-anak mereka di SMP Negeri 9, sementara kondisi dan keadaan sekolah masih terbatas, jalan tengah yang diambil pihak sekolah adalah menyurati atau konfirmasi ke Dinas Pendidikan Kota Depok dari 36 ke 40 orang persatu rombel. Alhamdulillah, setelah pihaknya menyurati atau konfirmasi ke Dinas Pendidikan Kota Depok merespon dan menyetujui, pihak sekolah menerapkan kebijakan persatu rombel 36 ke 40 orang. 

"Kami melihat harapan Warga di Kelurahan Cipayung begitu tinggi dan kelurahan lain yang ada di kecamatan ini untuk menyekolahkan Anak-anak mereka, di sisi lain di Kecamatan Cipayung sekolah SMP Negeri itu terbatas, maka warga harapannya tak lain dan tak bukan adalah SMP Negeri 9, pada PPDB yang lalu jumlah para Siswa-siswi mendaftar jumlahnya 1000 orang, yang mendaftar via zonasi diperkirakan jumlahnya 800 orang, jalur tidak mampu atau KIS di angka 300-san sekian, tentu. 

Dengan zonasi dan KIS sudah lebih jumlah yang mendaftar, untuk itu. Kami mohon Bagian Sarpras Dinas Pendidikan Kota Depok memperhatikan SMP Negeri 9, demikian juga dengan para guru, apalagi. Mengingat Program Kurikulum Belajar Merdeka,"demikian kata Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Paeran, S. Pd., MM kepada Wartawan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di SMP Negeri 9 di Bilangan Jembatan Serong Kelurahan Cipayung Kecamatan Cipayung Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Kemarin Kamis 11 Agustus 2022.

Ditambahkan Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Paeran, S. Pd., MM dalam Kurikulum Belajar Merdeka ini salah satu yang harus dipenuhi oleh pihak sekolah adalah sumber daya manusia SDM Guru SMP Negeri 9. Mengingat, kurikulum ini masih baru tentu perlu pengenalan dan menggali mengeksplor kurikulum ini. Untuk itu, kepala sekolah dan beberapa orang guru wajib mengikuti workshop dilaksanakan selama tiga hari. Jadi perlunya saling bekerja sama, berkolaborasi antar guru atau teman untuk saling mengisi dan saling berbagai ilmu tentang kurikulum ini. Jadi, dalam kurikulum ini, setiap membuat program tentu di sana ada rumpun atau tim dalam setahun. Yang diprioritaskan adalah guru-guru di kelas 7 di mana SDM masih muda-muda dan menguasai ilmu IT, demikian juga dengan kompetensi mereka. 

"SMP Negeri 9 dalam menerapkan Kurikulum Belajar Merdeka adalah poin Belajar Berubah. Untuk sosialisasi kurikulum ini anak-anak diberikan Link untuk dipelajari di rumah sehingga anak-anak akan lebih menguasai dan lebih memahami kurikulum baru ini. Yang jelas, kami mendukung kebijakan pemerintah dalam hal menerapkan kurikulum ini di sekolah ini."Tutur Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Paeran, S. Pd., MM. 

Saat ini di SMP Negeri 9 terang Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Paeran, S. Pd., MM, sudah memiliki Guru Penggerak sebanyak 4 orang. Tentu, dengan adanya Guru Penggerak ini, tentu akan lebih membantu dan memberikan pencerahan kepada para guru lainnya. Sehingga, iklim membangun SDM di sekolah ini lebih baik. Tetapi, untuk lebih banyak Guru Penggerak di sekolah ini tentu membutuhkan proses dan perjalanan waktu yang kelak akan mengantarkan guru-guru di sekolah ini akan menjadi Guru Penggerak. Mansur Soupyan Sitompul.

Hari Ini Timsus Periksa Irjen Ferdy Sambo sebagai Tersangka di Mako Brimob

Written By mansyur soupyan sitompul on Kamis, 11 Agustus 2022 | 11.30

 

Jakarta, dutabangsanews.com I "Hari ini, penyidik timsus melakukan pemeriksaan terhadap Irjen FS sebagai tersangka di Mako Brimob," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo.

Timsus akan berkoordinasi dengan Komnas HAM terkait pemeriksaan terhadap Sambo. Sebab, hari ini Komnas HAM juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sambo.

"Kemudian untuk Komnas HAM, karena hari ini ada pemeriksaan Irjen FS sebagai tersangka, maka fokus tim khusus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Sehingga Irjen FS, belum bisa diperiksa Komnas HAM, karena pemeriksaan tim khusus Polri sifatnya pro justicia," tutup Dedi.

Diketahui, Komnas HAM juga mengagendakan pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo hari ini. Pemeriksaan Sambo terkait kematian Brigadir J.

"Sampai sekarang belum ada pemberitahuan pembatalan atau penundaan dari timsus," kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara kepada wartawan. Beka menjawab pertanyaan perihal rencana pemeriksaan Sambo hari ini.RED

SDN Citayam 1 Cipayung Kota Depok Menerapkan Kurikulum Belajar Merdeka Yaitu Mandiri Berubah

 

Kelurahan Bojong Pondok Terong Kota Depok-Media Online www.dutabangsanews.com I SEKOLAH-Sekolah di berbagai jenjang pendidikan di Kota Depok sudah melaksanakan PPDB dengan baik dan sesuai harapan. Saat ini Siswa-siswi kelas 1 sudah melaksanakan proses belajar mengajar di dalam kelas antara guru dan murid, di samping itu. Untuk kelas 1-4 SD pada tahun ajaran ini pihak sekolah menerapkan Kurikulum Belajar Merdeka, sedang kelas 5-6 sepertinya masih menerapkan, memakai Kurikulum 2013 atau K-13. 

Untuk penerapan Kurikulum Belajar Merdeka ini, pihak sekolah mau tidak mau, bisa tidak bisa, suka atau tidak suka harus menerapkan Kurikulum Belajar Merdeka saat ini. Untuk itu pihak sekolah dalam hal ini wajib mengikuti workshop dari Dinas Pendidikan atau PGRI Kota Depok. Yang diutus dalam workshop untuk mendalami, meng-eksplor kurikulum ini kepala sekolah dan utusan para guru wajib menghadirinya. Kelak, kepala sekolah dan guru yang mengikuti workshop tersebut melakukan sosialisasi ke Guru-guru lain di sekolah tersebut. Tidak hanya kepada para, tapi. Ke komite sekolah dan orang tua wali murid.

Kepala Sekolah SDN Citayam 1 Nuraini, S. Pd mengatakan, saat PPDB kemarin, sekolah yang dipimpinnya menerima 4 kelas atau 4 rombel, kerena dari tahun ajaran baru ke tahun ajaran baru selanjutnya sekolahnya tetap konsisten menerima 4 tombel. Karena, kelasnya cukup dan jumlah SDM guru yang mengajar juga ada. Artinya, sesuai dengan harapan dan keinginan pihak sekolah. Dalam 1 rombel terdiri dari 32 orang Siswa-siswi. Total 4 rombel sebanyak 128 orang. Penerimaan Siswa-siswi tersebut tentu sudah memenuhi juklak dsn juknis dari Dinas Pendidikan Kota Depok. 

"Alhamdulillah, dalam PPDB kemarin berjalan dengan baik dan sukses, berjalan dengan kondusif sesuai dengan yang diharapkan, dalam hal PPDB tersebut tentu sama dengan sekolah lain yaitu tentang prioritas adalah zonasi dan umur anak didik tersebut, semua sesuai dengan aturan main dan sesuai dengan harapan,"demikian kata Kepala Sekolah SDN Citayam 1 Nuraini, S. Pd kepada Wartawan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di SDN Citayam 1 Jalan Raya Cipayung Kelurahan Bojong Pondok Terong Kecamatan Cipayung Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Kemarin Rabu 10 Agustus 2022.

Dikatakan Kepala Sekolah SDN Citayam 1 Nuraini, S. Pd, sebagai kepala sekolah yang mengelola sekolah dengan para guru, tentu hubungannya harus teyap harmonis dan senantiasa bersinergi untuk menciptakan sekolah yang maju, berkembang serta berkualitas. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak harmonis dengan para guru sebagai Keluarga Besar SDN Citayam 1. Bahkan ucap kepala sekolah hubungan harmonisnya  dengan para guru sebaiknya tanya langsung dengan Guru-guru di sekolah ini. Kalau kepala sekolah ditanya takutnya penilayannya kurang objektif. 

Saat ini SDN Citayam 1 tutur Nuraini, S. Pd memiliki jumlah murid sebanyak 740 orang terdiri dari kelas 1-6, sedang jumlah guru beserta kepala sekolah semua jumlahnya total 30 orang. Artinya, dengan kapasitas 30 orang inilah akan membuat, akan membangun serta meningkatkan kualitas sekolah. Hal lain adalah, pada tahun ajaran ini ada kurikulum baru bernama Kurikulum Belajar Merdeka, di mana kurikulum ini khusus diterapkan ke Siswa-siswi kelas 1-4, sedangkan untuk kelas 5-6 sepertinya tetap menerapkan Kurikukum 2013 atau K-13.

"Untuk tahun ajaran ini, SDN Citayam 1 menerapkan Kurikulum Belajar Merdeka, saya sebagai kepala sekolah dan perwakilan para guru sudah mengikuti workshop tujuannya, untuk melakukan pendalaman materi atsu mengeksplor kurikulum ini, selanjutnya kurikulum ini akan disosialisasikan kepada para guru, komite sekolah, orang tua dan wali murid sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan dari Keluarga Besar Sekokah SDN Citayam 1. Dan kami menerapkan Kurikulum Mandiri Berubah,"ungkap Kepala Sekolah SDN Citayam 1 Nuraini, S. Pd. Mansur Soupyan Sitompul.

Kasus Brigadir J Seperti Tangani Orang Sulit Melahirkan

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 10 Agustus 2022 | 19.51

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Menko Polhukam Mahfud Md mengibaratkan pengungkapan kasus tewasnya Brigadir Yoshua atau Brigadir J seperti menangani orang yang sedang hamil namun sulit untuk melahirkan. Dia menilai penetapan tersangka Irjen Ferdy Sambo merupakan keberhasilan Polri dalam mengeluarkan bayi dari dalam perut sang ibu.

"Kasus ini memang agak khusus, seperti kasus orang menangani orang hamil yang mau melahirkan tapi sulit melahirkan. Sehingga terpaksa dilakukan operasi caesar agak lama, kontraksi terjadi terus. Malam ini Kapolri berhasil mengeluarkan bayinya dalam kasus kriminal, yaitu Ferdy Sambo sebagai tersangka," ujar Mahfud Md dalam jumpa pers, Selasa (9/8/2022).

Dalam kasus ini Ferdy Sambo dijerat Pasal 340 tentang pembunuhan berencana. Mahfud memprediksi kasus tersebut masih bisa berkembang.

"Dalam kasus skenario yang memerintahkan pembunuhan mungkin berencana karena dugaannya sangkaannya Pasal 340, 338, 55 dan 56 dan mungkin itu akan bersambung lagi ke 231, 221, 133, itu tentang menghalangi proses penegakan hukum," jelas Mahfud.

"Tapi yang pokok bayinya, terduga pelaku utama sudah ditemukan, dijadikan tersangka, Ferdy Sambo. Saya sebagai Menko Polhukam dan Ketua Kompolnas yang bertugas menjalankan perintah Presiden untuk mengawal dan mendorong agar kasus ini dibuka secara terang," sambungnya.RED



 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com