Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

RUU Lanjut Usia Dikeluarkan, Ini Daftar 38 RUU Usulan Prolegnas Prioritas 2021

Written By mansyur soupyan sitompul on Selasa, 24 November 2020 | 17.54

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Badan Legislasi (Baleg) DPR RI bersama pemerintah dan DPD RI mengusulkan 38 RUU masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. Ada perubahan dalam daftar RUU usulan masuk ke Prolegnas Prioritas 2021.

Hal itu terkuak dalam rapat panja Prolegnas Prioritas 2021 di Baleg DPR, kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11/2020). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Baleg Willy Aditya.

"Berdasarkan hasil inventarisasi yang dilakukan Badan Legislasi dan rapat kerja kemarin, terdapat, satu, usulan 26 judul RUU masuk dalam Prolegnas RUU Prioritas 2021 yang diusulkan DPR RI," kata Willy.

Dalam draf daftar 38 RUU usulan Prolegnas Prioritas 2021, RUU Lanjut Usia dikeluarkan dari daftar inventarisasi. Awalnya DPR mengusulkan 27 RUU, namun dikurangi 1 sehingga menjadi 26.

Pemerintah mengeluarkan 3 RUU dan memasukkan tiga usulan baru, yakni RUU KUHAP, RUU Wabah, serta RUU Reformasi Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Selain itu, yang dikeluarkan dari daftar adalah RUU KUHP, RUU Pemasyarakatan, dan RUU BPK.

"Usulan tiga judul masuk dalam prolegnas tahun 2020-2024, dan 10 judul RUU masuk dalam Prolegnas Prioritas 2021 yang diusulkan pemerintah," ucap Willy.

Sementara itu, DPD RI menambahkan 1 usulan RUU yang masuk Prolegnas Prioritas 2021, yakni RUU BUMDes. Sebelumnya, DPD hanya mengusulkan 1 RUU, yakni RUU Daerah Kepulauan, sehingga total DPD mengusulkan 2 RUU.

"Dan usulan 2 judulan RUU masuk Prolegnas Prioritas 2021 yang diusulkan DPD RI," ujar Willy.

Willy kemudian memberikan catatan bahwa ada dua judul RUU yang diusulkan DPR dan pemerintah sama, yakni soal kejaksaan dan penguatan sektor keuangan.

"Dari usulan DPR dan pemerintah tersebut di atas, terdapat dua usulan judul RUU yang sama untuk Prolegnas Prioritas RUU 2021 yaitu RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan dan RUU tentang Reformasi Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan," imbuhnya.RED

KANDIS KEHILANGAN ASAMNYA

 Bagian 2. Asal Mula Kandis

Penulis : Subandi, S.Sos. I., M. Pd

a.  Arti Nama Sakai

Nama Sakai konon berasal dari huruf awal kata Sungai, Kampung, Anak, dan Ikan. Maknanya, mereka adalah anak-anak negeri yang hidup di sekitar sungai dan mencari penghidupan dari hasil kekayaan yang ada di sungai berupa ikan.

Jelas julukan ini diprotes oleh masyarakat suku Sakai yang sudah maju, karena hal tersebut berkonotasi pada hal yang tidak kuno dan bodoh.

Serta tidak mengikuti kemajuan jaman. Sedangkan kenyataannya kini, masyarakat Sakai sudah tidak lagi banyak yang masih melakukan tradisi hidup nomadennya, karena wilayah hutan yang semakin sempit di daerah Riau.


b.  Kepercayaan

Salah satu ciri masyarakat Sakai yang juga melahirkan penilaian negatif dari orang Melayu adalah agama mereka yang bersifat animistik. Meskipun banyak di antara orang Sakai yang telah memeluk Islam, namun mereka tetap memraktekkan agama nenek moyang mereka yang masih diselimuti unsur-unsur animisme, kekuatan magis, dan tentang mahkuk halus.

Inti dari agama nenek moyang masyarakat Sakai adalah kepercayaan terhadap keberadaan ‘antu‘, atau mahluk gaib yang ada di sekitar mereka. Masyarakat Sakai menganggap bahwa antu juga memiliki kehidupan layaknya manusia. Mereka bergerombol dan memiliki kawasan pemukiman. Pusat dari pemukiman antu ini menurut orang Sakai berada di tengah-tengah rimba belantara yang belum pernah dijamah manusia.


c.  Lebih Maju

Kehidupan masyarakat Sakai saat ini sudah banyak dipengaruhi oleh pendatang serta pekerja perkebunan dari tanah Jawa, Medan, Padang dan juga beberapa daerah di Sumatra lainnya. Banyaknya pembukaan hutan untuk perkebunan sawit dan juga pemukiman penduduk baru serta program transmigrasi, telah mempengaruhi cara pemikiran dan juga pola hidup suku sakai.

Mereka kini jarang yang hidup di hutan, tetapi menetap bersama-sama dengan pendatang. Kepercayaan animisme yang dahulu dianut oleh sebagian besar suku Sakai, kini berganti dengan beberapa agama seperti Islam, atau pun juga Kristen. Sehingga keyakinan terhadap makhluk halus yang sering disebut ‘Antu, tidak lagi menyelimuti kehidupan mereka.

Namun diantara mereka masih ada juga yang percaya dengan adanya “ Antu” tersebut, tetapi bukan dalam bentuk yang menakutkan  Anak-anak Suku Sakai pun sudah memasuki sekolah Diharapkan, kedepan, keterbelakangan Suku Sakai bisa diatasi, dengan mengikutsertakan mereka pada program-program pembangunan.


d.  Makanan Khas Suku Sakai


Harapan Baru

Beberapa orang berjalan beriringan. Sebagian membawa bekal parang babat. Sebagian yang lain lagi membawa peralatan sejenis keranjang yang bertali yang disebut dengan ambung.  Dalam keranjang itu terdapat juga peralatan sejenis cangkul tetapi agak kecil.  Ada juga bungkusan daun pisang yang berisi makanan dari jenis sagu dan lauknya sekali. Mereka berjalan beriringan menyisiri tepi sungai.

Orang bilang nama sungai itu adalah sungai Batang Kandis. Karena di sekitar itu tumbuh batang pohon yang berbuah, jika masih mudah rasa buahnya sangat asam. Sedangkan jika buahnya sudah tua rasanya sangat manis. Tetapi kebanyakan buah yang diambil buah yang belum sampai tua . Karena buahnya itu dipergunakan orang untuk bahan bumbu penyedap masakan . Sedangkan sungai batang kandis menurut ceritanya adalah sungai tertua yang ada di Kandis.

Di mana Sungai batang kandis terletak di sepanjang jalan negara sekarang yang berhulu di kelurahan Simpang Belutu. Tepatnya di belakang Pondok Pesantren Jabal Nur sekarang. Dan berhilir di Sungai Sam-sam Desa Kandis, yang berbatas langsung dengan Kabupaten Bengkalis. Adapun Sungai Sam-sam itu sendiri berhilir ke Sungai Mandau di Balai Pungut. Disanalah dahulu Orang-orang Asli Suku Sakai itu bermukim dan bertempat tinggal.

Konon kabarnya di sungai batang kandis inilah kapal Sulthan dari kerajaan Siak Sri Indrapura terdampar dan kandas. Karena kandasnya berada di tempat yang banyak ditumbuhi batang kandis, maka sungai itu selanjutnya diberi nama  Sungai Batang Kandis. Oleh raja yang kebetulan berada di dalam kapal tersebut. Dengan suara yang lantang sang raja menyebut Batang kandis.

Perkataan yang berujung kandis itu didengar oleh salah seorang. Pada waktu itu sedang mencari buruan. Dan kebetulan melihat kapal yang terdampar tersebut dari kejauhan. Dengan langkah perlahan didekatilah kapal itu. Ketika sampai kurang dari 10 meter, orang ini terperangah. Dia memperhatikan dengan tidak berkedip. Dalam hati bergumam “ mimpikah aku...?. Oh...tidak..!. Aku tidak bermimpi, karena aku tidak tidur.

Dia tidak berani mendekat. Diperhatikan satu persatu apa yang ada dalam kapal tersebut.Tidak ada yang dilewatkan, barang secuil bendapun. Tiba- tiba terdengarlah perkataan beberapa orang yang berada dalam kapal tersebut. Tapi tidak cukup jelas. Hanya sayup-sayup seperti berbisik namun agak keras. Entah angin yang membawa suara itu berlawanan arah, entah pendengarannya memang kuran jelas.

“ Kandis “ , suara itu terdengar jelas di telinganya. Mendengar suara dari dalam kapal itu, dia terdiam untuk beberapa saat. Baru tersadar ketika kawan yang ada di belakang menepuk punggungnya. Serius amat , seru kawan itu. Iyalah... Cubo tengok siapo dalam kapal tu...?.

Kawanya-pun terperanjat manakala yang dilihat langsung adalah seseorang berpakaian kerajaan. “ siapo tu yo...?. Ontahlah... Mereka tadi menyebut nyebut Kandis. Apo tompek kito iko bonamo Kandis..? Iyo agaknyo. Kedua orang itu ngobrol dengan serunya hingga suaranya terdengar dari dalam kapal.

Oe....Siape di sane...?...Terdengar suara dari dalam kapal itu. Dengan sigap kedua orang tadi berlari sekencang-kencangnya. Kabur kembali keperkampungan dimana mereka tinggal. Mereka berdua ketakutan, hingga beberapa hari demam dan tidak bertemu satu dengan lainnya.

Selang beberapa hari dua orang inipun bertemu kembali. Namun tidak seriang sebagaimana hari-hari yang telah berlalu. Mereka masih dihantui pertanyaan yang sulit diterka jawabanya.

Keadaan ini diketahui oleh ketua kampung, yang pada saat itu nama kampung mereka masih dicari-cari. Ketua... kami berdua menemukan kapal raja di dekat sungai dalam. Kapal itu penuh dengan perajurit kerajaan Mereka menyebut-nyebut nama Kandis. Lalu Ketua Kampungpun bergegas dengan dikawani dua orang tadi. Dan beberapa orang kampung yang ingin mengetahui bagaimana kapal kerajaan itu.

Sesampainya di tempat yang dituju Kapal tersebut sudah tidak ada. Hanya meninggalkan bekas-bekas tempat perbekalan dan beberapa benda yang asing bagi penduduk kampung itu. Di tempat inilah mereka memulai membuka perladangan baru yang ditanami sejenis ubi kayu yang kemudian disebut dengan ngalo. Sudah menjadi tradisi kala itu. Setelah ditanam lalu ditinggalkan untuk beberapa lama.

Kepulangan mereka dari sungai dalam yang kita ketahui dengan nama sungai atang kandis itu, membawa berita gembira. Disamping mendapatkan nama kapung yang mereka idam-idamkan juga membawa buah yang rasanya asam. Buah itu dapat dijadikan bumbu atau rempah-rempah sebagai penyedap rasa.

Nama buah itu yang dulunya belum pernah mereka temui. Dengan adanya buah yang mereka temukan itu, ada harapan baru. Apa yang mereka gembirakan terwujud bahwa kampung mereka kini bernama Kampung Kandis. Yaitu nama pemberian dari Raja Siak Sri Indrapura dari dalam kapal yang kandas. Sedang buah yang mereka temukan terkenal dengan nama buah asam kandis.

Kono “ Antu “

Setelah berlalu beberapa waktu, timbullah niat beberapa orang untuk melihat kembali tanaman yang mereka tanam ketika mencari kapal raja kala itu. Wah......! Betapa kagetnya mereka semua ketika sampai  di tempat itu. Betapa tidak, batang ngalo yang mereka tanam berkembang pesat tidak seperti basa. Batangnya berubah warna menjadi kehitam-hitaman. Bukan hanya batangnya pucuk daunnyapun tidak hijau sebagaimana lazimnya pucuk ngalo. Melainkan berwarna hitam.

Namun ada yang aneh dari daunnya. Meskipun pucuknya hitam, tetapi daun mudanya berubah menjadi kebiruan ,dan selanjutnya berubah lagi menjadi daun hijau seperti biasa. Tidak membutuhkan waktu yang lama perubahan daun itu.

Mereka merasa ragu, bimbang, dan bahkan enggan untuk memetik daunnya, apalagi membawa buahnya. Jangan-jangan ngalo ini berbisa. Belum hilang kumpulan rasa kaget ,takjub dan keraguan mereka. Tiba-tiba  dari kejauhan sayup-sayup terdengar suara....” Aduuuhhh sakik pouwik...”!. Suara itu kedengarannya berulang-ulang dan lama kelamaan suara itupun semakin lirih...lirih dan tak kedengaran......................... hilang. Pingsan............ memang pingsan.

Kegaduhan seketika terjadi di tempat yang jauh dari keramaian itu. Mereka saling bertanya satu dengan yang lainnya. “ Apo kono...?”...” Ado apo...?. Jawabannya semua hampir sama. “ Ontahlah Kotua...!”. Kebetulan yang bertanya adalah ketua rombongan. Diapun segera mendekati, naluri kepemimpinnya segera bangkit untuk menemukan jawaban. Apa yang menyebabkan pingsan salah seorang dari anggota rombongan itu.

“ Antu.....!”. Terdengar suara lirih dari mulut sang ketua. Manterapun segera diucapkan. Mulai dari yang terdengan seperti orang bergumam. Lama kelamaan terdengar seperti orang kesurupan. Setelah mantera dibacakan, ketua rombongan itupun berhenti dan duduk seperti orang kelelahan.

Sambil menunggu hasil dari mantera sang ketua, masing-masing anggota rombongan bekerja seperti yang telah disepakati. Ada yang membuat kopi, teh, atau makanan yang bahannya dibawah dari kampung kemudian dinikmati bersama-sama. Lain halnya dengan Sang ketua. dia berfikir keras bagaimana cara menyadarkan anggotanya yang pingsan itu.

Namun........... setelah ditunggu sekian lama, mantera itu tak beriaksi sama sekali.Tiba-tiba terdengar bunyi seperti sirine tatapi hampir tidak kedengaran. Ciiiuuuutttt.......!. Siapo kontuik.....?. Tanya ketua............. Tak ada seorangpun yang berani menjawab. Bukan tak berani, tapi memang tak ada yang melakukannya. Ciihh ounnyo...Tak tahan saya dengan bau ini mual rasanya perut. Kalau bukan bau kontuik.. bau apa ya...pikir Sang ketua sambil meninggalkan anggotanya.

Berpikir....dan terus berpikir, entah berapa lama sudah lamunan pikirannya itu dilayangkan. Dapat sudah jawaban satu selanjutnya timbul pertanyaan yang lainya . Demikian terus menerus dan  berulang-ulang sampai akhirnya..........tak teringat lagi dan...tertidur pulas.

Penilaian Kinerja Kepala Sekolah SDN Depok 6 Dra. Sri Wahyuningsih Oleh Team Visitor


Kelurahan Depok Kota Depok- Media Online www.dutabangsanews.com I BA’DA Jum’at para Guru dan Kepala Sekolah dan Komite Sekolah SDN Depok 6 sudah menunggu dua orang pengawas dalam hal ini Team Visitor dalam melakukan penilaian kinerja kepala sekolah atau PKKS. Tidak lama kemudian, kedua Team Visitor tersebut hadir di SDN Depok 6, mereka adalah Dyah Safitri, S.Pd., M. Pd, Safiah Zuhra, S. Pd, di mana pihak sekolah sudah menyiapkan ruangan dan meja para Team Visitor, meja para guru SDN Depok 6 serta meja para korlas dan komite sekolah.



Ketika kedua orang Team Visitor tiba di SDN Depok 6, acara langsung dimulai dibuka dengan kata sambutan Kepala Sekolah SDN Depok 6 Dra. Sri Wahyuningsih, dilanjutkan dengan salah seorang dari Team Visitor dan kata sambutan dari Ketua Komite SDN Depok 6. Lalu, kadua pihak Team Visitor tersebut menyamperin, mendatangi ketua korlas dan komite sekolah. Mereka melakukan wawancara atau menanyakan kepada kor;las dan komite sekolah tentang keberadaan sekolah. 


Kepala Sekolah SDN Depok 6 Dra. Sri Wahyuningsih mengatakan, penilaian kinerja kepala sekolah itu adalah sebuah tolak ukur dari sebuah keberhasilan kinerja, dalam hal penilaian tersebut tidak hanya melibatkan satu unsur, tetapi melibatkan semua unsur, seperti guru, kepala sekolah, karyawan dan korlas serta komite sekolah,”demikian kata Kepala Sekolah SDN Depok 6 Dra. Sri Wahyuningsih kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di SDN Depok 6 Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok Jawa Barat. Mansur Soupyan Sitompul.



Pasca Muktamar PPP Ke IX Di Makasaar Sulawesi Selatan Ketua Umum DPP PPP Kelak Mengembalikan Suara-Suara PPP Di Pemilu 2024 Ke Depan



Senayan Jakarta-Media Online www.dutabangsanews.com I PARTAI
Persatuan Pembangunan (PPP) adalah partai yang sudah sarat dengan pengalaman, partai yang banyak makan asam garam dunia poltik, juga PPP adalah partai sudah banyak mengalami berbagai masalah dan masalah tersebut bisa diselesaikan dengan baik dan benar. Seperti belum lama ini partai Berlambang Kab’ah ini mengalami masalah intern dengan adanya dua DPP PPP. Tetapi, itu dulu saat ini DPP PPP hanya satu berkantor di Jalan Pangeran Diponegoro Menteng Jakarta.
 

Hari Senin kemarin Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com saat berada di Gedung Nusantara I Gedung DPR RI, saat itu, wartawan media ini bertemu dengan Ketua Fraksi PPP Dr. H. Amir Uskara, M. Kes, lalu wartawan media ini menyempatkan untuk mewawancarai orang nomor satu di Fraksi PPP DPR RI, ketika itu Ketua fraksi baru saja selesai rapat kerja dengan mitra kerja. 


“Dari sisi persiapan kami dari OC sudah mempersiapkan semua, mungkin posisi sekarang keberadaan persiapan Muktamar IX PPP di Kota Makassar, persiapan tersebut ditataran 80%, beberapa hal yang harus dibenahi termasuk berbagai perlengkapan muktamar dan perlengkapan peserta mutamirin, di mana mereka akan datang memadati Kota Makassar,”demikian kata Ketua Fraksi PPP Dr. H. Amir Uskara, M. Kes kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di Komplek Parlemen Gedung Nusantara I Gedung DPR RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Senayan Jakarta. (Senin 23/11 kemarin). 

Dalam hal perlengkapan Muktamar PPP Ke IX ucap Ketua Fraksi PPP Dr. H. Amir Uskara, M. Kes, hingga kini berjalan dengan baik dan hal tersebut sesuai dengan target yang ditetapkan. Tidak hanya berbagai perlengkapan muktamar yang harus disipkan, tetapi berbagai barang-barang dan berbagai material muktamar juga hingga kini sudah ada, Dengan demikian, secara prinsip tidak ada masalah. 

Kelak siapapun Ketua Umum DPP PPP tutur Dr. H. Amir Uskara, M. Kes, siapapun kelak ketua umum terpilih tentu mempunyai program tersendiri. Sehingga kita, emnunggu saja siapa Tokoh Terbaik PPP untuk menjadi orang nomor satu di Partai Berlambang Ka’bah ini. Tentu, akan kita lihat kelak gebrakan ketua umum parrtai ini dalam mengemban amanat untuk mengemban tugas mengambangkan PPP. 

“Yang pasti adalah tugas Ketua Umum DPP PPP kelak mengembalikan suara-suara PPP di pemilu 2024 ke depan, siapaun kelak tokoh yang menjadi ketua umum,”ungkap Dr. H. Amir Uskara, M. Kes,berasal dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan I. Mansur Soupyan Sitompul.

Munas MUI ke-X, Caketum Diminta Tak Deklarasikan Diri

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-X lusa mendatang. Dalam Munas tersebut akan ada pemilihan calon ketua umum (Caketum) MUI periode 2020-2025. Waketum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi meminta kepada caketum untuk tidak mendeklarasikan diri. Sebab, hal itu tidak sesuai dengan karakter ulama.

"Insyaallah Munas MUI ke-X akan digelar tanggal 25 November sampai dengan 27. Untuk calon ketum, biasanya MUI memiliki tradisi sendiri. Di MUI tidak lazim calon ketum mendeklarasikan diri menjadi caketum apalagi sampai membuat tim sukses untuk penggalangan suara. Hal tersebut dianggap kurang pantas dan dinilai tidak sesuai dengan karakter ulama," ujar Zainut saat dihubungi, Senin (23/11/2020).

Zainut menjelaskan, pemilihan caketum MUI dilakukan melalui sistem formatur. Mereka yang menjadi formatur adalah DP MUI demisioner, MUI Provinsi, unsur ormas Islam, unsur perguruan tinggi Islam dan unsur pesantren.

"Sistem pemilihan Ketum di MUI menggumakan sistem formatur yang terdiri dari unsur DP MUI demisioner, unsur MUI Provinsi, unsur ormas Islam, unsur perguruan tinggi Islam dan unsur pesantren," katanya.

Lebih lanjut, Zainut mengatakan caketum MUI yang terpilih diharapkan memiliki kedalaman ilmu agama, dapat menjaga nama baik organisasi. Selain itu, dapat menggerakkan organisasi sehingga bisa bekerja sama dengan semua pihak.

"Dari aspirasi yang kami serap dari berbagai daerah untuk Ketua Umum MUI diharapkan dijabat oleh seorang ulama yang memiliki kriteria sebagai berikut; memiliki kedalaman ilmu agama (mutafaqqih fiddin), dapat menjaga muru'ah atau harga diri organisasi (mutawarri'), memiliki kemampuan menggerakkan organiasi (muharrik), tertib dalam memimpin organisasi (munadzdzim), aspiratif dan diterima oleh semua kalangan serta bisa bekerja sama dengan semua pihak," ucap Zainut.RED

Jokowi Agar Libur Akhir Tahun Dikurangi

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Libur panjang akhir tahun 2020 menjadi topik yang dibahas secara khusus dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi meminta ada pengurangan libur panjang akhir Desember nanti.

Awalnya, Presiden Jokowi memberi arahan terkait libur panjang akhir tahun ini agar dibahas secara khusus. Usai rapat, Menko PMK Muhadjir Effendy memaparkan hasilnya. Muhadjir mengatakan Jokowi meminta ada pengurangan libur namun belum merinci berapa jumlah pengurangannya.

Pembahasan Khusus soal Libur Panjang

Jokowi menyatakan perlu ada pembahasan khusus mengenai libur panjang akhir tahun 2020.

"Secara khusus akan kita bicarakan mengenai libur panjang yang nanti akan ada di bulan Desember," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/11/2020).

Jokowi menggelar rapat terbatas bersama jajaran Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka. Rapat tersebut membahas sejumlah hal, di antaranya persiapan Pilkada Serentak 2020, vaksin Corona, dan libur panjang akhir tahun.

"Nanti akan kita bicarakan dalam rapat hari ini secara khusus," tegas Jokowi.

Jokowi Beri Arahan Libur Panjang Dikurangi

Jokowi meminta ada pengurangan hari libur pada akhir tahun 2020 ini

"Yang berkaitan dengan masalah libur cuti bersama akhir tahun, termasuk libur pengganti cuti bersama hari raya Idul Fitri, Bapak Presiden memberikan arahan supaya ada pengurangan," kata Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/11/2020).

Muhadjir menyebut Jokowi memerintahkan adanya rapat koordinasi Kemenko PMK dengan pihak terkait mengenai libur akhir tahun. Jokowi meminta rapat koordinasi itu dilakukan segera.

"Dan beliau memerintahkan supaya segera ada rapat koordinasi yang dilakukan Kemenko PMK dengan kementerian dan lembaga terkait, terutama yang berkaitan dengan masalah libur akhir tahun dan pengganti libur cuti bersama Idul Fitri," ujar Muhadjir.

Sebelumnya, libur panjang kerap berujung pada bertambahnya klaster baru virus COVID-19.

Libur panjang pada Agustus lalu menimbulkan lonjakan pasien Corona. Bahkan rumah sakit di Jakarta sempat hampir defisit bed perawatan bagi pasien Corona.RED

Menlu Retno: Indonesia Akan Jadi Tuan Rumah KTT G20 Tahun 2022

Written By mansyur soupyan sitompul on Senin, 23 November 2020 | 06.11

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengumumkan Indonesia akan memegang presidensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada tahun 2022. Indonesia akan menjadi tuan rumah KTT G20 tahun 2022.

"Saya sampaikan Indonesia akan pegang presidensi G20 pada tahun 2022, semula presidensi Indonesia pada tahun 2023," kata Menlu Retno dalam konferensi pers pertemuan KTT G20 hari kedua yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (22/11/2020).

Retno mengatakan perubahan ini karena pada 2023, Indonesia memegang keketuaan ASEAN summit. Untuk itu, menurut Retno Indonesia melakukan pembahasan dengan India dan mengusulkan agar presidensi KTT G20 dimajukan menjadi 2022.

"Mengingat pada 2023 Indonesia akan memegang keketuaan ASEAN maka Indonesia telah melakukan pembahasan mengenai waktu ketentuan G20 dengan India. India juga miliki usulan yang sama agar dapat memegang presensi G20 pada 2023 dengan demikian Indonesia memegang presidensi KTT G20 2022 sementara India memegang presidensi KTT G20 pada 2023," ujar Retno.

Dengan demikian, Retno mengatakan mulai tahunn 2021 Indonesia akan menjadi bagian dari Troika KTT G20. Hal itu dikarenakan Indonesia telah memegang presindesi KTT G20 tahun 2022.

"Dengan presidensi jatuh 2022, maka mulai 2021 Indonesia sudah akan masuk menjadi bagian dari Troika G20," sebutnya Retno

Selain itu, Retno mengatakan untuk KTT G20 tahun ini menghasilkan Riyadh Summit Leader Declaration. Deklarasi itu berisi sejumlah poin penting yang disepakati oleh para pemimpin negara G20, mulai penanganan COVID hingga upaya pemulihan pascapandemi.

"KTT G20 kali ini telah menyepakati Riyadh Summit Leader Declaration yang berisikan komitmen seluruh kepala negara G20 dalam mengatasi tantangan global termasuk pandemi COVID dan upaya pemulihannya. Menyepakati implementasi penundaan pembayaran kewajiban hutang bagi negara miskin dan negera yang membutuhkan, menjamin akses dan pendistribusian COVID-19 tools termasuk vaksin untuk semua. Dan komitmen untuk mendukung negara berkembang dalam menghadapi tantangan yang disebabkan oleh pandemi dan mendukung pasar yang terbuka dan pemulihan perdagangan dan investasi," tutur Retno.RED

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com