Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Mega Minta Jokowi Tak Manjakan Milenial, PKB Singgung Penyusup di Demo

Written By mansyur soupyan sitompul on Kamis, 29 Oktober 2020 | 15.11

 


Jakarta, dutabangsanews.com I Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri geram atas aksi anarkis oknum-oknum pemuda pada demonstrasi belakangan ini sehingga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak memanjakan kaum milenial. Meski setuju dengan Megawati, Ketua DPP PKB Daniel Johan juga menyinggung adanya penyusup pembuat rusuh pada demo mahasiswa.

"Apa yang disampaikan Bu Mega sangat tepat dan menjadi refleksi kita, memang dunia milenial saat ini sangat berbeda dengan-dunia kita yang lebih senior," ujar Daniel Johan kepada wartawan, Sabtu (29/10/2020).

Walaupun begitu, Daniel menilai kondisi kaum milenial juga merupakan buah dan tanggung jawab generasi-generasi sebelumnya. Ia juga menyebut banyak kaum milenial yang menuai prestasi yang bisa membangun Ibu Pertiwi.

"Kita lah yang meletakkan pondasinya, dulu generasi muda pencetus reformasi 98 juga dikecam tapi berkat mereka kita bisa meraih napas demokrasi, tapi satu yang mempersatukan semua generasi adalah kita ingin melihat indonesia maju dan sejahtera," sebut Daniel.

Hanya saja, Wakil Ketua Komisi IV DPR itu juga mengingatkan anak-anak muda agar tidak melulu melawan arus untuk mempertahankan idealisme. Daniel mengatakan, kaum milenial harus meneladani contoh-contoh santun generasi sebelumnya.

"Semangat Ibu Mega dan kaum milenial untuk Indonesia sama, ini yang bisa menjembatani, satu pihak generasi muda jangan ngeyel melawan terus, di lain pihak generasi awal bisa mewarisi etos kerja dan keteladanan," tuturnya.

Megawati menyoroti demo mahasiswa tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang berakhir rusuh. Banyak fasilitas umum yang dirusak, bahkan dibakar seperti beberapa halte TransJakarta.

Daniel juga mengecam tindakan rusuh oleh oknum-oknum pemuda itu. Namun, ia menyinggung adanya pihak-pihak tak bertanggung jawab yang menyusup pada aksi demo mahasiswa tersebut.

"Banyak versi yang rusuh bukan mereka (milenial), ada penyusup settingan. Untuk masalah demo rusuh, justru milenial banyak menentang, ada kemungkinan itu penyusup gelap yang harus diungkap pihak berwenang," tegas Daniel.RED

Libur Panjang, Jasa Raharja Antisipasi Lonjakan Mobilitas Masyarakat

 

Jakarta, dutabangsanews.com I - Memasuki libur panjang, PT. Jasa Raharja mengantisipasi adanya peningkatan mobilitas masyarakat, baik di jalan raya atau pun penggunaan moda angkutan umum. Selama masa libur, Jasa Raharja juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar.

Terkait hal ini, Jasa Raharja bersama Korlantas Polri melakukan peninjauan survei jalur dan pengecekan Pos PAM Libur Panjang Maulid Nabi 2020 di sepanjang jalur Jawa Tengah dan Jawa Timur, pada Selasa (27/10).

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo melakukan kunjungan awal di Pos PAM Breksit Timur untuk menyerahkan bantuan berupa bingkisan logistik. Ia mengatakan hal tersebut merupakan wujud simpati untuk para petugas kepolisian.

"Kegiatan ini merupakan wujud simpati kami dari Jasa Raharja bersama dengan pihak kepolisian terhadap para petugas di garda terdepan, yang tentunya kami berharap seluruh petugas yang bekerja di lapangan senantiasa diberikan kesehatan serta tetap semangat dalam menjalankan tugas," ujar Budi.

Sebagai bagian dari Holding Perasuransian dan Penjaminan/Indonesia Financial Group (IFG), Jasa Raharja juga melakukan aksi simpatik bersama Polda Jawa Tengah guna menekan penyebaran COVID-19, yakni dengan memasang stiker imbauan penggunaan masker di sejumlah kendaraan umum.

Dalam kunjungannya, Budi juga mengunjungi Pos PAM Mudik pada Gerbang Tol Kalikangkung untuk meninjau kondisi arus lalu lintas. Budi mengatakan di momen libur panjang Maulid Nabi 2020 dan cuti bersama ini, Jasa Raharja tetap siaga 7/24 jam melayani masyarakat meskipun dalam kondisi pandemi, khususnya jika terjadi musibah kecelakaan lalu lintas.

Lebih lanjut ia menjelaskan Jasa Raharja seluruh Indonesia terus memastikan kelancaran pelaksanaan Pos PAM Momen Libur Panjang Maulid Nabi 2020 berjalan dengan baik. Pihaknya juga akan terus aktif memantau informasi jika terjadi musibah kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum sehingga santunan dapat segera diserahkan untuk melindung masyarakat.

"Kami tetap mengimbau agar masyarakat tetap dapat menahan diri untuk tidak bepergian guna mencegah penyebaran pandemi COVID-19, namun demikian apabila memang harus melakukan perjalanan agar mengutamakan keselamatan dalam berkendara dan tetap mematuhi protokol kesehatan," katanya.

Hingga saat ini, Jasa Raharja terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, cepat dan tepat. Hal ini dibuktikan sampai dengan September 2020, lebih dari 80% korban meninggal dunia di tempat kejadian dapat diserahkan santunannya kurang dari 2 hari.

Jika dirata-rata, penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat selesai dalam 1 hari 14 jam, dengan jumlah penyerahan santunan sampai dengan September 2020 sebesar Rp 1,7 triliun.

Diketahui, pemerintah telah menetapkan libur dan cuti bersama pada tanggal tanggal 28 Oktober - 30 Oktober 2020 sesuai Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor: 440 Tahun 2020, 03 Tahun 2020, tanggal 20 Mei 2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 728 Tahun 2019,Nomor 213 Tahun 2019, Nomor 01 Tahun 2019 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020.

Terkait hal ini, Jasa Raharja menyerahkan bantuan untuk para petugas kepolisian yang berjaga selama masa libur. Dalam penyerahan bantuan tersebut, turut hadir Kakorlantas Polri Irjen Pol. Istiono, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi, Dirgakum Korlantas Polri Brigjen Pol. Kus Hariyanto, Direktur Operasional Jasa Raharja Amos Sampetoding dan Pejabat Utama Jasa Raharja, Korlantas Polri dan Polda Jateng.RED

Libur Panjang Cuti Bersama, Menhub Imbau Pemudik Kembali Sebelum 1 November

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengimbau para pemudik kembali dari kampung halaman lebih awal. Budi menyampaikan pemudik disarankan pulang sebelum 1 November besok, yang diprediksi jadi puncak arus balik mudik libur cuti bersama.

"Pada saat nanti pulang, seyogiannya jangan tanggal 1 (November 2020). tanggal 1 itu penuh sekali. Saya harapkan pulang lebih awal," kata Budi saat melakukan peninjauan protokol kesehatan di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2020).

Selain itu, Budi juga mengimbau kepada petugas dinas perhubungan (dishub) dan personel kepolisian untuk melakukan pengecekan kepada para pemudik saat arus balik mudik libur panjang cuti bersama. Budi ingin pemudik yang menggunakan mobil pribadi tetap menggunakan masker.

"Kami mengimbau kepada dishub dan polisi melakukan random check terhadap jumlah penumpang. Kalau mobil pribadi mereka menggunakan masker atau tidak," ujarnya.

Lebih lanjut, Budi juga menyampaikan hasil peninjauannya di hari pertama libur panjang kemarin, Rabu (28/10). Budi mengatakan dari pantauan udara, kemacetan terjadi di kilometer tertentu namun masih teratasi dan berjalan dengan baik Tol Palimanan.

"Kemarin saya overview di Palimanan itu berlangsung dengan baik. Hanya ada kemacetan di KM 47 dan 57 dan kita membuat contra flow dan itu berjalan dengan baik, hari ini lancar. Udara ada kenaikan kemarin kami bisa atasi dengan baik," imbuhnya.RED

Kandis Kehilangan Asamnya

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 28 Oktober 2020 | 09.06

Penulis : Subandi, S.Sos. I., M. Pd

Bagian 1. Asal Mula Kandis

KANDIS.Tdak asing dipendengaran kita dengan nama yang satu ini. Kandis adalah subuah kecamatan yang ada di Kabupaten Siak Riau, Sebenarnya dulu bukanlah sebuah kecamatan. Melainkan sebuah desa yang wilayahnya cukup luas. Jika dibandingkan dengan wilayah di Jawa. Kandis, luasnya satu kabupaten. Adapun Kandis itu sendiri berasal dari sebuah riwayat yang sampai sekarang masih terkenal. Baik di wilayah Riau bahkah di seluruh Nilayah Nusantara . Siapa yang tak kenal dengan sebait pantun yang berbunyi........

Asam kandis asam gelugur

Ketiga asam si riang-riang

Menangis mayat di pintu kubur

Teringat badan tidak sembahyang

Ada beberapa cerita tentang asal usulnya Kandis. Pertama ,karena di sana dulunya kapal Raja Siak Sri Indrapura pernah kandas di sungai yang bernama Batang Kandis .Versi yang kedua, di tempat ini tumbuh asam yang dinamakan asam kandis. Dan versi ketiga ada nama sungai yang disebut Batang Kandis.

Dari ketiga versi cerita tersebut yang paling mendekati adalah adanya asam kandis. Karena ada kaitan yang satu dengan lainnya. Dan ketiganya pula bermuara pada satu titik yaitu Kandis. Disamping terkenal dengan pantunnya, cerita asam kandispun masih menyebar di kalangan masyarakat sekitar. Bahwa  dahulu di kawasan tempat tinggal penduduk setempat pasti ada pohon asam tersebut. 

Dan menjadi sumber penghasilan masyarakat setempat, bahkan primadonanya. Akan tetapi sekarang yang terjadi malah sebaliknya, Penduduk Kandis sendiri malah mencari dan mebeli asam kandis dari luar daerah. Lalu kemana hilangnya pohon-pohon asam kandis asal Desa Kandis.....?

Konon datanglah penduduk baru yang berasal dari Tarutung Tapanuli Selatan. Mereka berduyun-duyun ke Kandis bukan tanpa alasan. Mereka datang dibawa oleh anak Penghulu Kampung, sebutan kepala desa masa itu. Sang anak penghulu mengenyam pendidikan di Tarutung sana sampai tamat . Entah apa nama sekolahnya sampai sekarangpun tidak ada yang tahu.

Nah ...setelah tamat sekolahnya , maka pulang kampunglah Ia ke Kandis dengan membawa warga baru yang untuk menempati tempat baru yang bernama Kandis. Bukan itu saja, pendatang baru yang lain adalah para perantau dari Sumbar yang terkenal dengan suku Minangnya. Mereka para perantau tadi membaur dengan sanak saudaranya yang telah terlebih dahulu tinggal di Kandis. Kebanyakan dari mereka adalah para pedagang yang menempati sepanjang pinggiran jalan raya mulai dari Perbatasan Minas hingga ke Pasar Minggu.

Belum lagi para pekerja perkebunan yang datang dari tanah jawa. Baik melalui jalur Perusahaan, Transmigrasi Mandiri maupun merantau dan mencari pekerjaan di wilayah Kandis. Jumlah para pendatang ini makin lama makin banyak dan berkembang. Sedangkan penduduk asli makin lama makin berkurang jumlahnya. Akhirnya mereka sendiri banyak yang meninggalkan kampung halamannya mencari tempat yang baru. Meskipun pemerintah telah menyediakan rumah sosial, namun tidak ada jaminan bagi mereka untuk hidup seperti sedia kala.

Di antara Masyarakat penduduk asli Kandis, masih ada yang tersisa tetapi jumlah mereka dapat dihitung dengan jari. Sedangkan wilayah mereka saat ini sebagian besar telah dikuasai Perkebunan kelapa sawit. Dengan demikian maka mata pencarian mereka sebagian besar telah berubah, dikarenakan tidak adanya lagi tempat untuk bercocok tanam, sekiranya ada itupun kebanyakan mandah di daerah luar kandis.

Bagian 2. Penduduk Asli Kandis 

Suku Sakai merupakan salah satu suku bangsa di Indonesia yang hidup di pedalaman Riau, Sumatera. Suku Sakai merupakan keturunan Minangkabau yang melakukan migrasi ke tepi Sungai Gasib, di hulu Sungai Rokan, pedalaman Riau pada abad ke-14. Seperti halnya Suku Ocu (penduduk asli Kabupaten Kampar), Orang Kuantan, dan Orang Indragiri, Suku Sakai merupakan kelompak masyarakat dari Pagaruyung yang bermigrasi ke daratan Riau berabad-abad lalu.

Sebagian besar masyarakat Sakai hidup dari bertani dan berladang. Tidak ada data pasti mengenai jumlah orang Sakai. Data kependudukan yang dikeluarkan oleh Departemen Sosial RI menyatakan bahwa jumlah orang Sakai di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak kurang dari 5.000 jiwa.

Suku Sakai selama ini sering dicirikan sebagai kelompok terasing yang hidup berpindah-pindah di hutan. Namun seiring dengan berjalannya waktu, alam asri tempat mereka berlindung mulai punah. Kawasan yang tadinya hutan, berkembang menjadi daerah industri perminyakan, usaha kehutanan, perkebunan karet dan kelapa sawit, dan sentra ekonomi.

Komposisi masyarakatnya pun menjadi lebih heterogen dengan pendatang baru dan pencari kerja dari berbagai kelompok masyarakat yang ada di Indonesia (Jawa, Minang, Batak, dsb). Akibatnya, masyarakat Sakai pun mulai kehilangan sumber penghidupan, sementara usaha atau kerja di bidang lain belum biasa mereka jalani.


a.  Asal-Usul Suku Sakai Kandis

Ada yang berpendapat bahwa suku ini berasal dari keturunan Nabi Adam yang langsung hijrah dari tanah Arab, terdampar di Sungai Limau, dan hidup di Sungai Tunu. Namun, tidak ada sumber tertulis pasti tentang asal-usul sesungguhnya suku Sakai ini. Pendapat lain mengatakan bahwa Sakai merupakan percampuran antara orang-orang Wedoid dengan orang-orang Melayu Tua.

Catatan sejarah mengatakan bahwa pada zaman dahulu penduduk asli yang menghuni Nusantara adalah orang-orang Wedoid dan Austroloid, kelompok ras yang memiliki postur tubuh kekar dan berkulit hitam. Mereka bertahan hidup dengan berburu dan berpindah-pindah tempat. Sampai suatu masa, kira-kira 2.500-1.500 tahun sebelum Masehi, datanglah kelompok ras baru yang disebut dengan orang-orang Melayu Tua atau Proto-Melayu.

Gelombang migrasi pertama ini kemudian disusul dengan gelombang migrasi yang kedua, yang terjadi sekitar 400-300 tahun sebelum Masehi. Kelompok ini lazim disebut sebagai orang-orang Melayu Muda atau Deutro-Melayu. Akibat penguasaan teknologi bertahan hidup yang lebih baik, orang-orang Melayu Muda ini berhasil mendesak kelompok Melayu Tua untuk menyingkir ke wilayah pedalaman.

Di pedalaman, orang-orang Melayu Tua yang tersisih ini kemudian bertemu dengan orang-orang dari ras Wedoid dan Austroloid. Hasil kimpoi campur antara keduanya inilah yang kemudian melahirkan nenek moyang orang-orang Sakai.

Sementara pendapat kedua mengatakan bahwa orang-orang Sakai berasal dari Pagarruyung dan Batusangkar. Menurut versi cerita ini, orang-orang Sakai dulunya adalah penduduk Negeri Pagarruyung yang melakukan migrasi ke kawasan rimba belantara di sebelah timur negeri tersebut. Waktu itu Negeri Pagarruyung sangat padat penduduknya.

Untuk mengurangi kepadatan penduduk tersebut, sang raja yang berkuasa kemudian mengutus sekitar 190 orang kepercayaannya untuk menjajaki kemungkinan kawasan hutan di sebelah timur Pagarruyung itu sebagai tempat pemukiman baru.

Setelah menyisir kawasan hutan, rombongan tersebut akhirnya sampai di tepi Sungai Mandau. Karena Sungai Mandau dianggap dapat menjadi sumber kehidupan di wilayah tersebut, maka mereka menyimpulkan bahwa kawasan sekitar sungai itu layak dijadikan sebagai pemukiman baru. Keturunan mereka inilah yang kemudian disebut sebagai orang-orang Sakai. Bagi orang Sakai sendiri, pendapat ini dianggap yang lebih benar, karena mereka meyakini bahwa leluhur mereka memang berasal dari Negeri Pagarruyung.

Bisa jadi anggapan pertama benar adanya, namun bisa juga kedua anggapan tersebut benar. Karena begitu banyaknya tersebar masyarakat suku Sakai ini di sepanjang daratan Riau dan juga Jambi. Populasi Suku Sakai yang terbesar hingga saat ini terdapat di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak

Antisipasi Macet Libur Panjang, Polisi Berlakukan Contra Flow-One Way di Tol

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mempersiapkan sejumlah rekayasa lalin di tol untuk mengantisipasi kemacetan saat libur panjang. Pihak kepolisian akan memberlakukan contra flow hingga one way secara situasional.

"Skenarionya sudah disiapkan baik contra flow maupun one way tapi rekayasa tersebut dilakukan stiutasional kalau betul-betul diperlukan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Samobod Purnomo Yogo saat dihubungi, Selasa (27/10/2020).

Rekayasa lalin ini akan diberlakukan di Km 47 hingga Km 65. Sambodo menyebut ini untuk menghindari kepadatan saat pertemuan jalur dengan tol elevated.

"Rencana nanti diujung di Km 47-65, ketika pertemuan antara tol elevated sama dari bawah dan dari atas," ucapnya.

Sambodo pun menyebut mulai ada peningkatan arus lalu lintas sejak Selasa sore. Dia pun menyebut pihaknya juga bisa menutup rest area di sepanjang tol secara situasional.

"Buka tutup, kalau kosong buka, kalau padat ganggun lalin kita tutup," ujar Sambodo.RED

Jaksa Agung Pastikan Revisi UU Kejaksaan Tak Ambil Kewenangan Instansi Lain

 

Jakarta, dutabangsanews.com I Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan sejumlah hal berkaitan dengan Revisi Undang-Undang (RUU) Kejaksaan. Salah satunya, ia memastikan perubahan landasan hukum bagi kejaksaan ini tidak akan menambah maupun mengambil kewenangan instansi lain. Melainkan hanya menggabungkan sejumlah ketentuan hukum yang sudah ada.

"RUU tentang Perubahan UU Kejaksaan tidak menambah wewenang maupun mengambil kewenangan instansi lain. RUU Perubahan ini hanya mengkompilasi ketentuan hukum dan asas-asas hukum yang sudah ada dan memberikan nomenklatur yang bukan hanya nasional namun eskalasi internasional," kata Burhanuddin dalam paparannya di webinar Nasional 'Membedah RUU Kejaksaan', Selasa (27/10/2020).

Lebih lanjut Burhanuddin memaparkan empat poin yang mengelompokkan masing-masing tugas instansi di tubuh korps adhyaksa yang tercantum dalam revisi UU Kejaksaan namun masih sesuai dengan landasan hukum yang ada. Keempat poin ini menyangkut pelaksanaan penyidikan lanjutan, pembentukan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer, Kewenangan Penyadapan, dan tugas Jaksa Agung.

Pertama, kewenangan jaksa penuntut umum dengan melakukan penyidikan lanjutan bukanlah hal yang baru melainkan telah ada dalam Pasal 39 huruf a, b, dan c Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Ketentuan ini, lanjut Burhanuddin, selaras dengan asas dominus litis dan sejalan dengan asas peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan serta menjadi solusi konkrit atas bolak-balik dan hilangnya berkas perkara yang menimbulkan tidak selesainya penanganan perkara sehingga menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat.

Kemudian, integrasi kebijakan penuntutan dalam struktur kelembagaan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer pada hakikatnya merupakan mandat konstitusional. Dalam Penjelasan Pasal 57 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menyebutkan bahwa Jaksa Agung selaku Penuntut Umum Tertinggi di Negara Republik Indonesia.

Selanjutnya, sebagai aparat penegak hukum dan pemegang asas dominus litis, Kejaksaan memiliki banyak ruang hukum untuk dapat melakukan penyadapan. Namun, ruang ini belum diisi oleh norma yang menyebutkan secara eksplisit kewenangan tersebut.

Terakhir, Jaksa Agung adalah penyidik, penuntut umum sekaligus pengacara negara tertinggi di Indonesia. Ini merupakan kewenangan utama Kejaksaan yang telah melekat sejak lama dan berkembang seiring dengan perkembangan zaman, yaitu Parket Generaal, Advocaat Generaal, dan Solicitor General.

Selain itu, Burhanuddin pun menyebut sejumlah urgensi yang melatarbelakangi perubahan UU Kejaksaan ini, salah satunya berkaitan dengan dinamika masyarakat dan perkembangan teknologi. Atas hal ini, ia berpendapat bahwa revisi UU Kejaksaan merupakan momentum perubahan bagi Korps Adhyaksa untuk bergerak lebih baik lagi.

"Adanya RUU tentang Perubahan UU Kejaksaan merupakan sebuah momentum bagi Kejaksaan untuk berbuat lebih baik lagi dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam menegakan keadilan dan kebenaran, yang dilandasi kearifan silih asih, silih asah, serta silih asuh dalam mewujudkan terciptanya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila," tuturnya.RED

Langgar Aturan Corona, Menteri Kesehatan Ceko Diganti

 

Praha - Presiden Ceko Milos Zeman mengganti Menteri Kesehatan Roman Prymula usai kedapatan melanggar aturan Corona. Seorang fotografer tabloid di Ceko memotret Prymula tengah keluar dari sebuah restoran yang seharusnya ditutup karena peraturan pembatasan penyebaran virus Corona. Selain itu, Prymula juga tidak memakai masker saat masuk ke mobilnya dengan seorang pengemudi, menurut laporan harian Blesk.

Tindakannya menuai kritik dari para pengguna media sosial, oposisi, dan bahkan koalisi pemerintahan. Hal ini karena Republik Ceko mencatat angka infeksi COVID-19 terburuk di seluruh Eropa

Zeman menunjuk Jan Blatny sebagai Menteri Kesehatan Ceko yang baru. Hal itu disampaikan oleh juru bicara Presiden, Jiri Ovcacek dalam sebuah kicauan di Twitter.

Dari catatan AFP, Blatny adalah ahli hematologi anak. Selain itu, ia merupakan wakil kepala rumah sakit di Brno, kota terbesar kedua di Ceko. Meski begitu, Blatny sama sekali tidak punya pengalaman politik.

Diketahui, tingkat infeksi Corona di Ceko sebanyak 270 ribu kasus. Hal itu telah mengakibatkan 2.400 kematian sejak Maret.RED

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com