Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Ketertarikan Kaum Perempuan Labuhanbatu Sumut Pada Dunia Politik

Ketertarikan Kaum Perempuan Labuhanbatu Sumut Pada Dunia Politik

Written By mansyur soupyan sitompul on Senin, 12 November 2018 | 21.53




Rantau Prapat Labuhanbatu-KECENDRUNGAN kaum perempuan memandang dan terjun ke dunia politik, angkanya bergerak naik. Hal ini bisa dilihat dari jumlah kuota perempuan 30% saat partai politik melakukan penjaringan kepada calon anggota legislatif baik di DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten dan DPRD kota. Di sana terlihat rata-rata partai politik memenuhi kuota perempuan dalam hal keterwakilan perempuan di legislatif.
“Saya melihat dan memantau kaum perempuan di Labuhanbatu ini memang ada beberapa orang yang muncul ke permukaan, tapi. Tidak seperti yang kita inginkan, karena di antara mereka ini hanya “bermain” di tataran atas saja, nyaris mereka itu jarang turun ke bawah, ke tengah masyarakat, sehingga banyak masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu ini tidak mengenal mereka,”demikian kata Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Hj. Ellya Rossa Siregar, S. Pd., MM kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di kediamannya Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara.
Saat ini gawean Hj. Ellya Rossa di Labuhanbatu adalah mengembangkan Organisasi Golkar melalui GOW, di mana di GOW ini terdapat 14 organisasi perempuan ada di dalamnya, dan para pengurus maupun anggota Organisasi GOW ini mempercayakan dirinya sebagai ketua. Jadi, aktivitas akhir pekan Hj. Ellya Rossa kerab berkunjung ke berbagai kecamatan di kabupaten ini menyosialisasikan misi-misi maupun menyangkut tentang perempuan.
“Ada kesan kaum perempuan di Labuhanbatu ini “enggan” terjun ke dunia politik,”tanya wartawan media ini.
“Menurut pendapat saya berbagai faktor menyelimutinya salah satunya adalah faktor ekonomi, ada menyangkut tentang tidak adanya ijin dari suaminya untuk menggeluti dunia politik, bahkan ada juga yang malas dan ngak mau tahu tentang dunia politik, tetapi. Di DPRD kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara saat ini ada 14 orang kaum perempuan dari berbagai partai, dari berbagai fraksi,”tutur Hj. Ellya Rossa Siregar.
Tetapi, menurut Hj. Ellya Rossa Siregar tdiak semua kaum perempuan di kabupaten ini mengenal wakil mereka yang perempuan saat ini berada di DPRD Labuhanbatu, tetapi. Untuk dikenal masyarakat atau mau turun ke bawah berkumpul ke tengah masyarakat, ada sebuah stigma bahwa kalau anggota dewan turun tentu ada apa-apanya, dalam hal ini uang. Jadi, masyarakat juga seolah-olah anggota dewan yang datang ke mereka akan memberikan uang ke mereka. Padahal, belum tentu. Bisa saja anggota dewan tersebut datang ke tengah masyarakat ingin menyapa dan ingin lebih dekat dengan mereka.
Padahal, kaum perempuan di Labuhanbatu pendidikan mereka banyak sudah di antara mereka berada di jenjang SLTA, bahkan tidak sedikit yang mengecap pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana. Tetapi, kaum perempuan di Labuhanbatu lebih banyak tidak melirik dunia politik. Tetapi, menurut pendapat Hj. Ellya Rossa Siregar hal itu merupakan wilayah privasi kaum perempuan Labuhanbatu, bahwa mereka tidak berminat, tidak berniat, tidak mau melirik dunia politik atau terjun ke partai politik. Mansur Soupyan Sitompul. 

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com