Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa <<<::::::
Home » » 2 Kapal AS Berlayar Lewati Selat Taiwan, Berpotensi Bikin Marah China

2 Kapal AS Berlayar Lewati Selat Taiwan, Berpotensi Bikin Marah China

Written By mansyur soupyan sitompul on Senin, 25 Maret 2019 | 18.59

Washington DC - 
Amerika Serikat (AS) mengirimkan dua kapalnya melintasi perairan Selat Taiwan, dalam misi yang berpotensi memancing kemarahan China. AS beberapa waktu terakhir terus meningkatkan frekuensi pergerakan di jalur perairan strategis itu meskipun mendapat perlawanan dari China.

Pergerakan dua kapal AS itu kemungkinan akan dipandang sebagai pertanda dukungan oleh Taiwan yang terus terlibat gesekan dengan China, yang masih menganggap Taiwan sebagai wilayahnya.

Seperti dilansir Reuters, Senin (25/3/2019), satu kapal militer dan satu kapal patroli pantai milik AS itu terpantau berlayar melewati Selat Taiwan pada Minggu (24/3) waktu setempat. Militer AS dalam pernyataannya mengidentifikasi dua kapal itu sebagai kapal penghancur Navy Curtis Wilbur dan kapal layar Coast Guard Bertholf.

"Kapal-kapal itu transit melalui Selat Taiwan untuk menunjukkan komitmen AS pada Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," demikian pernyataan militer AS. 

"AS akan terus terbang, berlayar dan beroperasi di mana saja sepanjang diizinkan hukum internasional," imbuh pernyataan tersebut.

Taiwan menjadi salah satu flashpoint dalam hubungan AS dan China, yang juga melibatkan perang dagang, sanksi-sanksi AS dan sikap militer China yang terus meningkat di Laut China Selatan. 

AS tidak memiliki hubungan resmi dengan Taiwan, namun terikat oleh hukum untuk membantu mempertahankan negara kepulauan itu. AS juga diketahui menjadi sumber utama persenjataan Taiwan. Pentagon sebelumnya menyatakan AS telah menjual persenjataan senilai lebih dari US$ 15 miliar kepada Taiwan sejak tahun 2010.

Sementara China diketahui terus meningkatkan langkah-langkah untuk menegaskan kedaulatannya atas Taiwan. Selama ini China menganggap Taiwan sebagai bagian wilayahnya yang suka melawan. Bagi China, Taiwan merupakan wilayahnya yang sakral dan berada di bawahnya sesuai kebijakan 'satu China'. 

Dalam beberapa tahun terakhir, berulang kali China mengirimkan pesawat tempur dan kapal militer untuk mengelilingi wilayah Taiwan dalam serangkaian latihan militer. China juga berupaya mengisolasi Taiwan secara internasional, dengan mengganggu sekutu-sekutu diplomatik Taiwan yang tersisa.RED
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com