Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Anggota DPR RI Fraksi PKS Amin, Ak., MM : Mantan Akuntan Dan Pernah Sebagai Auditor Ahli Selama 20 Tahun Akan Menempati Pos Komisi BUMN DPR RI

Anggota DPR RI Fraksi PKS Amin, Ak., MM : Mantan Akuntan Dan Pernah Sebagai Auditor Ahli Selama 20 Tahun Akan Menempati Pos Komisi BUMN DPR RI

Written By mansyur soupyan sitompul on Selasa, 15 Oktober 2019 | 19.16


Senayan Jakarta-www.dutabangsanews.com I GEDUNG Nusantara I Gedung DPR RI sore kemarin, Rabu (15/10) terlihat begitu sepi, lalu lalang orang hanya satu dua orang yang melintas di lobbi gedung nusantara tersebut. Maklum, hingga berita ini ditayangkan di Media Online www.dutabangsanews.com, DPR RI belum bergerak memulai dan melangkapi alat kelengkapan dewan (AKD) seperti komisi-komis, badan, BURT dan AKD lainnya. 

Saat itu Wartawan Tabliod DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com melihat ada sosok Anggota DPR RI sedang melintas, lalu wartawan media ini mendekati sembari menyampaikan salam dan memperkenalkan diri meminta untuk sebuah mewancara beliau. Beliau adalah Anggota DPR RI Fraksi PKS berasal dari Daerah Pemilihan Jatim IV meliputi Kabupaten Lumajang kabupaten Jember, bernama Amin, Ak., MM. setelah menyampaikan keinginan untuk sebuah wawancara Amin dengan senyum menganggukkan kepala tanda beliau siap diwawancarai. 

“Mengenai di komisi mana kelak saya akan berada, semua itu adalah wewenang partai dan fraksi, saya siap ditempatkan di komisi mana saja, tetapi. Partai juga akan merumuskan dan melihat latar belakang pendidikan, karier, organisasi yang pernah dijalani kader mereka yang duduk di dewan saat ini, saya adalah akuntan dan pernah menjadi auditor ahli bidang pengawasan selama 20 tahun oleh partai saya ditempatkan di Komisi VI DPR RI di mana mitra kerjanya salah satunya adalah BUMN,”demikian kata Anggota DPR RI Fraksi PKS Amin, Ak., MM kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di Kompleks Parlemen Gedung Nusantara I Gedung DPR RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Senayan Jakarta. 

Di mana mitra kerja Komisi BUMN ini ucap Amin salah satunya adalah BUMN, Kemendag, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan mitra kerja lainnya. Amin sepakat bahwa di manapun komisi itu sama, yang jelas tentu kinerjanya bermamfaat bagi masyarakat daerah pemilihan. Cuma bedanya ada sebuah ke-khashan suatu komisi terkesan lebih menonjol. Karena, niat menjadi Anggota DPR itu tentu untuk niat yang baik dan mempunyai mamafaat bagi orang banyak terutama di daerah pemilihan serta meng-optimalkan fungsi anggota dewan yaitu. Fungsi anggaran, legislasi dan pengawasan. Dengan demikian cita-cita besar bangsa ini kelak akan tercapai semaksimal mungkin. 

Tentu di Komisi VI DPR RI tutur Amin terkait dengan perindustrian, kita berharap bagaimana pemerintah bisa menggalakkan industri yang berpihak pada rakyat, di mana industri tersebut bisa menyerap tenaga kerja dan bisa berkompetitif dengan industri lainnya dan efisien dan efektip. Apalagi sekarang industri sudah memasuki era 4.0 dengan memadukan industri berbasis teknologi, dan internet. Dengan demikian industri tersebut daya saingnya bagus dan mampu menyerap tenaga kerja tentu hal ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. 

“Demikian juga halnya dengan perdagangan, jangan apa-apa melakukan impor, tetapi lebih membina, bagaimana produk kita itu memiliki daya saing, kita berharap jangan sampai neraca perdagangan kita devisitnya terlalu besar,”ujar Amin, Ak,. MM. 

Amin merasa prihatin karena di daerah pemllihannya katanya, ada seseorang pemilik ternak ayam, tapi. Karena, kran impor ayam dibuka, ternak ayam tersebut jatuhnya harganya, lalu oleh pemilik ternak ayamnya dibagi-bagi ke warga dekat peternakan tersebut. Hal-hal seperti ini harusnya pemerintah harus memproteksi, sehingga para peternak kecil di daerah bisa bertahan hidup survive. 

“Begitu juga para petani buah naga, karena dibuka kran impor sehingga saat petani buah naga panen hasil kebunnya, tetapi. Harga di pasar sangat rendah, akhirnya buah naga tersebut dibuang tanpa memliki nilai jual yang bisa mengasilkan dan keuntungan kepada petani, tentu kita prihatin akan peristiwa ini,”ungkap Anggota DPR RI Fraksi PKS Amin, Ak., MM Alumni DIV STAN dan S-2 Alumni Universitas Jember Jawa Timur. Mansur Soupyan Sitompul.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com