Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Home » » Data terakhir ada lebih dari 17.000 Kasus Corona di China 361 orang 475 Dinyatakan Sembuh

Data terakhir ada lebih dari 17.000 Kasus Corona di China 361 orang 475 Dinyatakan Sembuh

Written By mansyur soupyan sitompul on Senin, 03 Februari 2020 | 12.15

Jakarta,dutabangsanews.com I Wabah virus Corona masih menghantui dunia, terutama China. Data terakhir ada lebih dari 17.000 kasus Corona di China. 361 orang di antaranya meninggal, sementara 475 dinyatakan sembuh.

AFP dan televisi nasional China Global Television Network (CTGN) Senin (3/2/2020) memberitakan, Komisi Kesehatan China mengonfirmasi ada 57 kematian baru akibat virus tersebut. Sebanyak 56 di antaranya ada di provinsi Hubei, tempat di mana virus ini pertama kkali mewabah.

Dengan bertambahnya angka kematian tersebut, jumlah korban tewas akibat virus Corona di China daratan mencapai 361 orang.

Laporan CNN menyebut secara global terkonfirmasi ada 17.384 kasus virus corona, yang dilaporkan telah menyebar ke sedikitnya 24 negara di luar China dan wilayah administrasi khususnya seperti Hong Kong dan Macau. Jumlah kasus terbanyak di luar China ada di Jepang dengan 20 kasus dan Thailand dengan 19 kasus.

Di samping itu korban tewas, ada juga ratusan pasien virus Corona yang dinyatakan sembuh. Komisi Nasional Kesehatan China menyebut sejauh ini, 475 pasien virus Corona dinyatakan sembuh meski tak disebutkan lebih lanjut di daerah mana pasien tersebut berasal.

Selain itu, ada 1 korban tewas akibat virus Corona di luar China, yaitu di Filipina.

Menteri Kesehatan Filipina, Francisco Duque, menyebut pasien yang tewas ini tiba di Filipina bersama seorang wanita China yang juga positif terinfeksi virus corona dan menjadi kasus pertama di Filipina. Departemen Kesehatan Filipina menyebut pria asal Wuhan ini menderita pneumonia parah setelah dikarantina di rumah sakit.

Virus corona ini diyakini berasal dari sebuah pasar hewan di kota Wuhan, China, di mana hewan-hewan eksotik dan daging hewan liar diperdagangkan secara ilegal. Pasar hewan itu telah ditutup dan penyelidikan telah dilakukan otoritas setempat.

Muncul sejak Desember 2019, virus yang memicu gangguan pernapasan ini telah menyebar luas di penjuru China. Virus ini juga diketahui telah menyebar hingga ke sedikitnya 24 negara. Selain China, sejumlah negara sudah melaporkan kasus corona yakni: Jepang, Filipina, Korsel, Taiwan, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Sri Langka, Nepal, Uni Emirat Arab, Australia, Kanada, Amerika Serikat, Jerman, Finlandia dan Prancis. Bahkan di Filipina, satu orang meninggal dunia akibat virus ini sehingga total korban jiwa di seluruh dunia mencapai 362 orang.RED
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com