Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » » Dr. H. MS. Kaban, SE., M. Si : Pemerintah Dalam Memutus Mata Rantai Covid 19 Harus Satu Komando Satu informasi Sampai Ke Masyarakat Dengan Tidak Timbul Multi-Interpretasi

Dr. H. MS. Kaban, SE., M. Si : Pemerintah Dalam Memutus Mata Rantai Covid 19 Harus Satu Komando Satu informasi Sampai Ke Masyarakat Dengan Tidak Timbul Multi-Interpretasi

Written By mansyur soupyan sitompul on Senin, 04 Mei 2020 | 03.21

Kota Bogor www.dutabangsanews.com I PENDEMIK Virus Corona atau dikenal dengan sebutan Covid 19, tidak hanya membatasi ruang gerak manusia, tapi. Meluluhlantakkan sendi-sendi ekonomi masyarakat bahkan negara. 

Lihat saja, anggaran negara banyak difokuskan untuk menangkal Virus Corona. Tidak hanya itu, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia saat ini juga banyak mencurahkan perhatian anggaran untuk Virus Corona ini. Salah satunya adalah memberikan bantuan berbentuk bantuan berupa beras, mie instan, gula, nasi kotak kepada masyarakat miskin terdampak Virus Corona yang sangat meresahkan ini.

Saat ini pemerintah provinsi, kabupaten dan kota sudah banyak melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, artinya. Aktivitas masyarakat dibatasi, sebaiknnya di rumah saja, untuk memutus mata rantai Virus Corona ini. Di sisi lain, untuk memutus mata rantai virus ini pemerintah mengurangi jam operasional angkutan massal. 
Sebut saja moda transfortasi kereta api, biasa melayani masyarakat Jabodetabek, operasional angkutan publik cepat dan murah ini pukul 04.00. tapi, dengan adanya Virus Corona operasional dimulai pukul 06.00 berakhir pukul 18.00. Apa tanggapan Ketua Koordinator Presedium Majelis Permusywaratan Pribumi Indonesia Dr. H. MS. Kaban, SE., M. Si mantan Menteri Kehutanan kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com. 

“Kita harus ekstra sungguh-sungguh agar kita bisa mengatasi ekses dari wabah Pandemi Covid 19 dari Wuhan China, kesungguh-sungguhan itu tentu harus mengikuti semua ikhtiar pencegahan, agar kita meminimalkan jumlah korban. Karena, hal ini menyangkut nyawa manusia, karena satu nyawa manusia sangat berat tanggungannya yaitu langit dan bumi, jadi. Menyangkut nyawa manusia ini kita tidak boleh main-main,”demikian kata Ketua Koordinator Presedium Majelis Permusywaratan Pribumi Indonesia Dr. H. MS. Kaban, SE., M. Si kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di Kediamannya di Kota Bogor Jawa Barat.

Jadi tentangg nyawa manusia ucap Ketua Koordinator Presedium Majelis Permusywaratan Pribumi Indonesia tidak boleh main-main, kita harus bisa bagaimana cara menghindar ekses wwabah Covid 19 ini, di mana kita sudah sama-sama lihat saat ini Covid 19 sudah mengambil nyawa satu orang di seluruh dunia. Juga ada negara-negara yang sukses dalam mengatasi pendemi Covid 19 ini. 

Kata H. MS Kaban Ketua Koordinator Presedium Majelis Permusywaratan Pribumi Indonesia Indonesia sebagai salah satu negara yang begitu luas dan jumlah penduduk sangat banyak dengan jumlah lebih dari 250 juta orang, tentang geografis negeri ini begitu dinamis, begitu bermacam-macam, untuk itu pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia harus mengajak warganya unttuk menghindar dari pandemi Covid 19 ini. 

”Nah, yang paling penting dalam memutus mata rantai Covid 19 ini mengatasi adalah disiplin. Menyangkut keta’atan dan standar sudah diberikan, mulai dari pejabat pemerintah, aparatur sipil negara, sampai rakyat harus disiplin, agar kita bisa secepatnya memutus matta rantai pendemi Covid 19 ini, kuncinya adalah kedisiplinan itu satu komando,”tutur Dr. H. MS. Kaban, Se., M. Si mantan Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang. 

Taat komando dalam hal ini pemerintah, nah. Di sinilah paling strategis, bagaimana satu komando itu informasi itu bisa sampai ke tengah masyarakat dengan tidak timbul multi-interpretasi. Juga, kesatuan komando yang dilaksanakan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi,kabupaten dan kota, sangat penting, tujuannya jangan sampai timbul persepsi yang berbeda-beda juga harus fokus mengatasi pendemi Covid 19 ini. Mansur Soupyan Sitompul. 

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com