Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Home » , » Jokowi Ingatkan PR Besar ke Gubernur: Turunkan Tingkat Kematian Corona!

Jokowi Ingatkan PR Besar ke Gubernur: Turunkan Tingkat Kematian Corona!

Written By mansyur soupyan sitompul on Selasa, 01 September 2020 | 13.22

Jakarta, dutabangsanews.com I Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat bersama para gubernur untuk membahas perkembangan penanganan pandemi virus Corona (COVID-19). Ia mengingatkan masih ada pekerjaan rumah (PR) bagi Indonesia menurunkan angka kematian akibat Corona.

"Alhamdulillah tingkat kesembuhan (case recovery rate) juga makin meningkat. Dari dulu kita ingat di bulan April itu 15% kemudian sekarang di bulan Agustus itu 72,1%. Jadi ada pergerakan yang lebih baik, lebih tinggi dari pada rata-rata dunia yang 69%," ujar Presiden Jokowi saat rapat bersama para gubernur, seperti disiarkan dalam saluran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (1/9/2020).

Meski angka kesembuhan mengalami peningkatan, Jokowi juga menyoroti angka kematian yang besarnya masih berada di atas rata-rata dunia. Hanya, dibanding pada awal pandemi, angka kematian Corona di Indonesia juga sudah mengalami penurunan.

"Tetapi untuk kasus meninggal, ini hati-hati, untuk case fatality rate (kasus angka kematian) di Indonesia meskipun mengalami penurunan dari 7,83% di bulan April menjadi 4,2% di bulan ini. Kita masih punya PR besar untuk menurunkan lagi karena angkanya fatality rate di negara kita masih lebih tinggi dibandingkan fatality rate global yang berada di angkat 3,36%," sebut Jokowi.

"Ini pekerjaan besar kita. Sekali lagi kita harus waspadai betul sehingga kita tidak kehilangan kendali dalam penanganan penyebaran COVID," imbuhnya.

Jokowi juga melaporkan kasus Corona per Senin (31/8) kemarin. Kasus aktif Corona di Indonesia saat ini berada di angka 23,7% yang berada di bawah angka rata-rata dunia 27%.

"Perkembangan kasus harian per kemarin 31 Agustus jumlah kasus aktif ini masih 41.420 atau 23,7%, kemudian penambahan kasus positif per hari kemarin 2.473 dan ini yang kita patut bersyukur, jumlah kasus yang sembuh ini sudah 72,1% atau 125.959 dan jumlah kasus meninggal 7.417 atau 4,2%," tutur Jokowi.

"Kalau kita lihat perkembangan yang ada ini untuk kasus positif tingkat nasional, untuk persentase kematian di bulan April angkanya tinggi kemudian menurun-menurun di bulan Agustus sudah berada di posisi angka 4,72%. Ini yang harus kita upayakan terus agar persentase kematian semakin hari semakin membaik," sambungnya.

Jokowi memaparkan data-data melalui grafik yang ditampilkan di hadapan para gubernur. Ia bersyukur karena kasus kesembuhan sudah mengalami peningkatan.

"Kemudian persentase kesembuhan coba kalau kita lihat di bulan Maret itu masih sangat rendah sekali, tetapi di bulan Agustus kesembuhan kita sudah mencapai 72,17%. Ini yang patut kita syukuri. Juga positivity rate kita di 31 Agustus yang dulu berada di atas, kemudian melandai. Tetapi apa pun ini harus kita tekan terus agar lebih baik," ucap Jokowi.

Dalam kesempatan itu, presiden menyoroti kasus-kasus Corona yang masih tinggi di sejumlah provinsi. Jokowi meminta para gubernur yang wilayahnya masih berada di zona merah menekan laju penambahan kasus Corona.

"Marilah kita lihat baik jumlah kasus, jumlah yang sembuh, dan yang meninggal semua angkanya, datanya kita miliki harian. Jadi hati-hati untuk yang angkanya masih tinggi, saya minta gubernur untuk betul-betul bekerja keras dengan gugus tugas yang ada agar bisa ditekan angkanya," sebutnya.

Jokowi meminta gubernur aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Bila ada yang perlu ditangani pemerintah pusat, gubernur diminta tak segan memberi tahu.

"Dan kalau ada masalah-masalah yang memang pemerintah pusat harus bantu, sampaikan kepada kita di pemerintah pusat, utamanya di komite dan gugus tugas kita," kata Jokowi.RED

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com