Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » SDN Ratujaya 1 Kota Depok Peduli Terhadap Siswa-Siswinya Yang Belum Punya Ponsel Berbasis Android

SDN Ratujaya 1 Kota Depok Peduli Terhadap Siswa-Siswinya Yang Belum Punya Ponsel Berbasis Android

Written By mansyur soupyan sitompul on Senin, 31 Agustus 2020 | 18.06


Kelurahan Ratujaya Kota Depok-Media Online www.dutabangsanews.com I DUNIA pendidikan tahun ajaran 2020-2021 tentu berbeda dengan tahun ajaran sebelumnya. Karena, tahun ajaran saat ini kita dihadapkan pada situasi pendemi, di mana pembat asan sosial berskala besar atau PSBB adalah membatasi aktivitas sosial masyarakat dalam hal bepergian keluar rumah. Di sisi lain warga harus keluar rumah untuk mencari nafkah serta memenuhi kebutuhan keluarga. Mau tidak mau kehidupan kita saat ini berada di kondisi new normal. 

Sejak pendemi ini ada di tengah-tengah warga, mau tidak mau anak-anak sekolah seperti SD, SMP, MTS, SMA, MAN, SMK di negeri ini harus melakukan pembelajaran jarak jauh atau PJJ. Dengan menggunakan telephon seluler berbasis androit adalah satu syarat terwujudnya PJJ. Tetapi, persoalan muncul di permukaan, ada beberapa orang siswa-siswi SDN di mana orang tuanya tidak memiliki ponsel berbasis androit tersebut, sehingga nyaris tidak bisa mengikuti pelajaran dari guru atau wali kelasnya. 


Adalah SDN Ratujaya 1 tahun ajaran 2020-2021 sekolah yang Dipimpin Ahmad Sadeli, M. Pd menerima dua rombongan belajar atau dua rombel siswa-siswi kelas 1, hal tersebut berdasarkan kebutuhan sekolah. Kalau penerimaan para siswa-siswi tersebut dipaksakan tentu sesuatu yang kurang baik dan kurang sehat. Karena keterbatasan ruangan kelas yang kurang memadai, di sisi lain kalau anak-anak kelas 1 banyak diterima tentu gurunya juga harus nambah. 

Dalam hal penerimaan siswa baru kelas 1 ujar Ahmad Sadeli, M. Pd, ke depan sebaiknya jangan sekolah-sekolah yang diberikan hak otonom membuat link penerimaan siswa baru kelas 1. Sebaiknya yang membuat link penerimaan siswa baru adalah Dinas Pendidikan Kota Depok, artinya. Kalau terjadi apa-apa bisa ditanggulangi, jadi seperti model link penerimaan siswa baru SMPN di Kota Depok selama ini. Jadi, kalau masing-masing SDN diberikan otoritas sementara dalam hal ini kita masih baru dalam pembelajaran dengan sistem online ini. 


“Dinas Pendidikan Kota Depok itu, tentu dalam hal sistem penerimaan siswa baru yang sudah diterapkan, tentu dinas pendidikan lebih berpengalaman dan lebih banyak tahu dalam hal penerimaan siswa-siswi baru,”demikian kata Kepala Sekolah SDN Ratujaya 1 Ahmad Sadeli, M. Pd kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di SDN Ratujaya Kecamatan Cipayung Kota Depok Jawa Barat. 

Kepala Sekolah SDN Ratujaya 1 Ahmad Sadeli, M. Pd mengatakan, di sekolahnya masih ada siswa-siswi yang tidak memiliki ponsel berbasis android, jalan tengah yang harus ditempuh kepala sekolah adalah, mendatangkan orang tua dan wali murid ke sekolah tetap mengedepankan protokol kesehatan yaitu tetap memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan saat masuk ke dalam kelas dan yang boleh datang orang tua murid sebanyak 20 orang. 


Dikatakan Ahmad Sadeli, M. Pd, bahwa PJJ ada tiga katagori yaitu greet A yaitu : online dua arah, yaitu anaknya punya ponsel da nada orang tunya yang mengajari, greet B yaitu : di mana orang tuanya punya ponsel berbasis android, tapi saat pulang kerja baru bisa membimbing dan mengajari anaknya, greet C yaitu : di mana anak dan orang tua tidak punya ponsel berbasis android. 

Tapi, pihak sekolah dalam hal ini wali kelas melakukan pendataan murid-muridnya yang tidak punya ponsel berbasis android. Jadi, pihak sekolah memberikan solusi bagi anak-anak yang tidak punya ponsel. Teman satu RT yang punya ponsel berkumpul dengan temannya yang punya ponsel berkumpul tapi, tidak lebih dari 5 orang. Sehingga bagi temannya yang tidak punya ponsel tetapi tetap bisa mengikuti pelajaran dari guru mereka di SDN Ratujaya 1. Mansur Soupyan Sitompul.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com