Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Home » , , » SDN Pondok Terong 1 Cipayung Kota Depok Siap Menerapkan Kurikulum Belajar Merdeka Tetap Melalui Tahap Proses

SDN Pondok Terong 1 Cipayung Kota Depok Siap Menerapkan Kurikulum Belajar Merdeka Tetap Melalui Tahap Proses

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 10 Agustus 2022 | 09.29

 


Kelurahan Pondok Jaya Kota Depok-Media Online www.dutabangsanews.com I TAHUN Ajaran 2022/2023 adalah tahun ajaran baru bagi sekolah SD, MI, SMP, MTS, SMA, MAN. Tiap-tiap sekolah tentu melakukan penerimaan Siswa-siswi baru berdasarkan jumlah kelas atau rombel yang dimiliki sekolah tersebut. Apalagi ketentuan Siswa-siswi 1 rombel jumlahnya 32 orang. Tentu, setiap sekolah berbeda-beda menerima jumlah siswa. Ada sekolah menerima 4 rombel, 3 rombel bshkan 2 rombel. Dalam tahun ajaran ini, penerimaan Siswa-siswi baru yang menjadi tolak ukur siswa tersebut diterima oleh sekolah merujuk ke zonasi, seberapa dekat calon Siswa-siswi tersebut ke sekolah maka  siswa tersebut lebih prioritas diterima, selanjutnya adalah umur. Bagi calon Siswa-siswi SD prioritas diterima itu adalah saat masuk sekolah berumur 7 tahun. 

Kepala SDN Pondok Terong 1 Muhtar, S. Pd mengatakan, dalam PPDB sekolah yang dipimpinnya menerima 3 rombel Siswa-siswi, seperti biasa 1 rombel 32 orang Siswa-siswi. Karena, hal itu menyangkut jumlah kelas yang ada di sekolah tersebut. Dalam PPDB kemarin, tidak ada kendala yang dialami, ditemukan panitia, semua berjalan sesuai dengan target dan keinginan pihak sekolah. Begitu juga dalam hal zonasi, umur Siswa-siswi dan sikap orang tua yang akan menyekolahkan anak- anak mereka di SDN Pondok Terong 1.

"Dalam hal Kurikulum Belajar Merdeka, kami di SDN Pondok Terong 1 sudah melaksanakan kurikulum tersebut yaitu Belajar Merdeka Berubah. Artinya, kami tidak seluruhnya menerapkan Kurikulum Belajar Merdeka, tentu semua membutuhkan proses sembari belajar dan memperdalam Kurikulum Belajar Merdeka ini, tentukan tidak semua langsung paham, butuh mengeksplor lebih dalam lagi dalam hal pendalaman materi Kurikulum Belajar Merdeka ini."Demikian kata Kepala SDN Pondok Terong 1 Muhtar, S. Pd kepada Wartawan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di SDN Pondok Terong 1 Kelurahan Pondok Jaya Kecamatan Cipayung Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Kemarin Selasa 9 Agustus 2022.

Dikatakan Kepala Sekolah SDN Pondok Terong 1 Muhtar, S. Pd, dalam Kurikulum Belajar Merdeka ini, Sumber Daya Manusia SDM guru sangat dibutuhkan untuk memperkuat kurikulum ini. Tetapi, tidak hanya SDM, sarana dan prasarana sekolah juga sangat dibutuhkan untuk menunjang segala sesuatu untuk penerapan Kurikulum Belajar Merdeka. Dalam kurikulum ini Siswa-siswi yang menerima Kurikulum Belajar Merdeka ini adalah kelas 1-4. Untuk kelas 5-6 masih memakai Kurikulum 2023 atau K-13. 

Hingga saat ini pihaknya sebagai pengelola sekolah tutur Kepala Sekolah SDN Pondok Terong 1 Muhtar, S. Pd harus mengupayakan sarana dan prasarana sekolah sebagai wujud dari kurikulum ini. Sedang sarpras yang ada di sekolah ini terlihat di lantai 2 gedung sekolah  SDN Pondok Terong 1 ada beberapa titik plapon yang sudah rusak, terbuka, sehingga terlihat genteng dari bawah. Dan tentu ini menjadi bahan untuk dilaporkan ke bsgian Sarpras Dinas Pendidikan Kota Depok. Respon dari pihak Sarpras dan telah mengunjungi sekolah akan memperbaiki plapon yang rusak tersebut di beberapa titik. 

"Dalam hal respon para Guru SDN Pondok Terong 1, mereka begitu merespon kurikulum ini dengan meningkatkan daya belajar membangun SDM mereka, untuk menerapkan dan siap dalam kurikulum ini, salah satu cara meningkatkan SDM para guru mereka diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai diklat, workshop dan berbagai agenda lainnya,"jelas Kepala Sekolah SDN Pondok Terong 1 Muhtar, S. Pd.  

Dalam konteks Kurikulum Belajar Merdeka ini ungkap Kepala Sekolah SDN Pondok Terong 1 Muhtar, S. Pd, pihaknya sering minta bimbingan kepada pengawas sekolah dalam hal penguatan dan pendalaman kurikulum ini, sehingga antara guru dan pengawas bisa bersinergi untuk menerapkan kurikulum ini. Tentu, semua keluarga besar sekolah bisa bersinergi satu sama lain saling memberikan terbaik bagi sekolah. Di sisi lain guru penggerak di sekolah ini juga belum ada. Tetapi, semuakan membutuhkan proses untuk menuju ke sana. Bukan tidak mungkin, ke depan atau di tahun depan Sekolah SDN Pondok Terong 1 yang Dipimpin Kepala Sekolah Muhtar, S. Pd para gurunya banyak yang menjadi guru penggerak. Semoga terwujud secepatnya. Mansur Soupyan Sitompul.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com