Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Fraksi PKS DPR RI Gelar Diskusi Publik Dengan Tema Indonesia Bahaya LGBT Dan Miras

Fraksi PKS DPR RI Gelar Diskusi Publik Dengan Tema Indonesia Bahaya LGBT Dan Miras

Written By mansyur soupyan sitompul on Senin, 12 Februari 2018 | 20.55

Senayan Jakarta-www.dutabangsanews.com I FRAKSI PKS DPR RI menggelar diskusi publik dengan tema Indonesia Bahaya LGBT Dan Miras. Pembicara dalam diskusi publik tersebut adalah, menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS H. Tb. Soenmandjaja, S.D, Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, Sosilog yang juga Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar, M.Si, Ph.D dan moderator Sri Kusnaeni, S.TP, ME.I sedang Keynote Speech Ketua Fraksi PKS DPR RI Dr.H. Jazuli Juwaini, MA.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPR RI Dr. H. Jazuli Juwaini, MA, Fraksi PKS tetap melaksanakan diskusi publik dan ini sudah menjadi kebiasaan fraksi ini dalam setiap masa siding DPR RI, bahkan tiga sampai empat kali kita adakan diskusi publik dengan tema-tema yang hangat dan substansial serta urgen bagi kehidupan keummatan,kerakyatan dan kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.

“Saat ini kita mengangkat tema Indonesia Bahaya LGBT Dan Miras, kami pilih bukan karena undang-undangnya lagi hangat dan sedang dibahas di DPR RI, tentang LGBT sudah kita instruksikan ke anggota Panja Fraksi PKS agar revisi KUHP mengakomodir pelarangan prilaku LGBT, andaikan seluruh fraksi menolak dan kita sendiri memasukkan pelarangan di undang-undang, saya katakan pada Ustadz H. Tb. Soenmandjaja, S.D, kita harus tegak memasukkan pelarangan LGBT masuk di revisi undang-undang tersebut,”demikian kata Ketua Fraksi PKS DPR RI Dr. H. Jazuli Juwaini, MA direspon audien dengan tepuk tangan bertempat di Ruang Rapat Pleno Fraksi PKS DPR RI lt 3 Gedung Nusantara I Gedung DPR RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Senayan Jakarta.  

Ini bentuk komiten kami dari PKS ujar H. Jazuli Juwaini, kita tahu bahwa tamu-tamu dari luar negeri ikut membahas LGBT, ada seorang professor yang dihadirkan di panja ada yang mengatakan hati-hati melarang LGBT karena ini sudah menjadi isu internasional, buat Fraksi PKS inibukan masalah hakazasi manusia, tapi. Ini adalah tentang penyimpangan nilai, penyimpangan identitas dan karekther bangsa yang beridilogi Pancasila serta norma-norma agama apapun yang ada di Indonesia.

“Saya mau tanya apakah ada agama yang mendukung LGBT tentu tidakada, dan ini bukan menyangkut hak azasi manusia, memang ada orang ingin memasukkan LGBT pintunya dari hak azasi manusia, tapi ingat.Bangsa Indonesia mempunyai karakter sendiri, di mana Negara Indonesia mempunyai Palsapah Pancasila sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, Indonesia bukan negara agama, tapi. Agama di Indonesia sesuai pesan pendiri bangsa agama harus dihormati,”papar H. Jazuli Juwaini.

Itu sebabnya Sila Pertama Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa, orang yang tidak mau bertuhan, orang yang tidak mau melaksanakan norma-norma agama yang diaki di Indonesii ini silahkan ceck out dari negeri ini. Jangan paksakan merusak anak bangsa ini dengan keiinginannya atas nama HAM dan atas nama kebebsan. Ingat, tidak ada ruang kebebasan yang bertentangan dengan Pancasila, tidak ada kebebasan yang bertentang dengan agama, tidak ada kebebasan yang bertentangan dengan konstitusi. Inilah khitah dan garis perjuangan Fraksi PKS DPR RI di seluruh pansus-pansus, di seluruh alat kelengkapan di seluruh panja.


“Karena bagi PKS garisnya satu berjuang yaitu berjuang untuk ummat, karena partai ini lahir dari ummat, haru berjuang untuk kepentingan rakyat, karena partai ini dipilih oleh rakyat, dan menjaga NKRI karena kita hidup di Wilayah NKRI,”kata  Ketua Fraksi PKS DPR RI Dr. H. Jazuli Juwaini, MA yang juga Anggota Komisi I DPR RI. Mansur Soupyan Sitompul.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com