Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Mohamad Hekal, MBA : BUMN Mengelola Omset Mencapai Ribuan Triliun Setahun

Mohamad Hekal, MBA : BUMN Mengelola Omset Mencapai Ribuan Triliun Setahun

Written By mansyur soupyan sitompul on Minggu, 19 April 2020 | 02.01

Senayan Jakarta-www.dutabangsanews.com I KEKAYAAN sumber daya alam (SDA) negeri ini berlimpah ruah, lihat saja bagaimana kekayaan di dalam perut bumi seperti minyak, emas, perak, tembaga, batubara, gas, nikel, gas alam cair LNG, serta jenis kekayaan yang dimiliki negeri ini. Begitu juga kekayan SDA negeri ini di atas tanah sebut saja kela sawit, karet serta kekayaan SDA lainya begiitu berlimpah ruah. Tentu, pemerintah sebagai operator memberdayakan SDA ini melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satu tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat negeri ini. 

Tetapi ada stigma yang berkembang di tengah masyarakat, bahwa ada oknum pejabat peyelenggara negara konon kabarnya “bermain” di BUMN dan menjadi BUMN ATM. Tidak iitu saja juga ada oknum jenderal juga menjadikan BUMN sebagai ATM. Tentu, bisa saja stigma tersebut tidak benar, karena sifatnya stigma. Kita berharap BUMN di negeri ini makin maju dan berkembang. Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com mewawancari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal, MBA. 


“Menurut Bang Hekal sudah lama di Komisi VI DPR RI, tentu banyak mengetahui keberadaan BUMN di negeri iini, ada stigma di tengah masyarakat bahwa ada oknum pejabat sudah pensiun dan oknum jenderal juga sudah konon kabarnya atau diduga ada celah menjadikan BUMN ini sebagai ATM,”tanya wartawan media ini. 



“Yang Anda sindir siapa itu sembari senyum-senyum, begini. Omset yang dikelola BUMN itu sangat besar,jumlahnya mencapai ribuan triliun setahun. Tentu ada peluang-peluang mendapat rejeki di situ, saya tidak mau tuduh oknum pensiunan pejabat atau oknum pensiunan jenderal, bahwa itu terjadi mungkin, di swasta itupun terjadi direksinya bikin perusahaan untuk di bawahnya dan segala macam, karena kelebihan BUMN satu. Mereka dituntut probilitas, mereka dituntut dalam hal pembayaran pajak dan mereka dituntut Presiden, nah. Malah hal-hal seperti itu tidak tertuntut di perusahaan swasta,”demikian kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal, MBA kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di Kompleks Parlemen Gedung Nusantara I Gedung DPR RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Senayan Jakarta. 

Kalaupun ada yang berbisnis ucap Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal, MBA, pejabat maupun mantan pejabat harus profesional, transaksinya tidak main-main atau mengada-ngada, tapi. Kalau orang berbisnis sah-sah saja. Nah, tapi. Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair. Dalam tingkat ini bisa dibenahi dan jauh lebih terkendali malah bila di banding dengan swasta, karena. Di swasta perusahannya sering merugi tapi oknum-oknum untung terus. Minimal di BUMN mengejar target, target untung, target PPN dan target PPh. 
“Apakah menurutt Bang Hekal dalam hal ini partai politik ikut melakukan bancakan terhadap BUMN,”tanya wartawan media ini lagi.



“Kalau menurut saya tidak mungkin partai melakukannya, kalaupun ada oknum-oknum partai, misalnya. Ada kader-kadernya dimasukin ke BUMN, untuk menyari peluang dan seterusnya, yang jelas. Kalau partai secara lembga hal itu ttidak mungkin. Bahwa, ada oknum-oknum sangat mungkin,” tutur Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal, MBA Fraksi Partai Gerindra. 

Mansur Soupyan Sitompul.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com