Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Anak Bangsa Mengucapkan Selamat HUT TNI Ke 75 <<<::::::
Home » , » Jokowi Menuju Ukraina Naik Kereta Api Selama 12 Jam

Jokowi Menuju Ukraina Naik Kereta Api Selama 12 Jam

Written By mansyur soupyan sitompul on Selasa, 28 Juni 2022 | 19.19

 

Jakarta, dutabangsanews.com I "Bismillah Presiden @jokowi dalam perjalanan ke Polandia dengan pesawat dan setelah itu langsung ke Ukraina dengan menggunakan kereta api selama 12 jam. Presiden @jokowi akan bertemu dengan Presiden Zelenskyy dan Presiden Putin untuk menjalankan misi perdamaian," tulis Pramono.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berangkat menuju Ukraina melalui Polandia menggunakan kereta api. Lamanya perjalanan disebut mencapai 12 jam.

"Presiden @jokowi selalu mengecek setiap kegiatan dengan detail, termasuk perjalanan ke Ukraina dan Rusia, dalam rombongan yang sangat terbatas," sambung Pramono.

Rute perjalanan Jokowi ke Ukraina juga sebelumnya diungkap oleh Menlu RI Retno LP Marsudi dalam keterangan pers di akun YouTube Sekretariat Presiden. Jokowi berangkat dari Jerman kemudian melintasi Polandia untuk menuju Ukraina.

"Selanjutnya Presiden akan meneruskan perjalanan ke Ukraina melalui Polandia. Sebagai informasi teman-teman dalam beberapa hari ini saya juga melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak dalam rangka kunjungan Bapak Presiden ke Ukraina dan Rusia," kata Retno.

Retno menyampaikan pihaknya berkomunikasi langsung dengan Ukraina dan Rusia. Komunikasi juga dijalin Retno dengan Presiden Palang Merah Indonesia, UNOCHA, Menlu Turki, hingga Sekjen PBB.

"Tentunya komunikasi juga terus kita lakukan dengan Ukraina dan Rusia sendiri," imbuh Retno.

Situasi perang di Ukraina juga dibahas Jokowi saat bertemu sejumlah pemimpin negara saat KTT G7. Jokowi menyoroti dampaknya terhadap rantai pasok pangan dunia.

"Selain menghadiri dua sesi dalam KTT G7 and partner countries tersebut bapak presiden juga melakukan sekitar 9 pertemuan bilateral. Yaitu dengan PM India, Presiden Prancis, PM Kanada, Kanselir Jerman, PM Inggris, PM Jepang, Presiden Komisi Eropa, Presiden Dewan Eropa, dan managing director IMF. Selain membahas isu penguatan kerja sama bilateral, isu terkait perang di Ukraina dan dampaknya terhadap rantai pasok pangan dunia dibahas hampir di semua pertemuan bilateral tersebut," ujar Retno.RED

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com