Headlines News :
::::::>>> www.DutaBangsaNews.com Membangun Kinerja Bangsa Mengucapkan Selamat Mununaikan Ibdah Puasa 1440 H - 2019 M <<<::::::
Home » , » Mujaya, S. Pd : Anak-Anak Kelas 6 SD Negeri Cipayung 2 Harus Lebih Banyak Belajar Dan Belajar Di Rumah Menjelang UN

Mujaya, S. Pd : Anak-Anak Kelas 6 SD Negeri Cipayung 2 Harus Lebih Banyak Belajar Dan Belajar Di Rumah Menjelang UN

Written By mansyur soupyan sitompul on Rabu, 04 Desember 2019 | 20.05



Cipayung Kota Depok- www.dutabangsanews.com I SISWA-siswi kelas 6 tidak lama akan memasuki masa ujian nasional (UN) di seluruh SD di Indonesia. Dengan memasuki UN tersebut siswa-siswi kelas 6 akan lulus dan meninggalkan sekolah mereka dan melanjutkan ke SMP, MTS atau pendidikan pesanteren di berbagai wilayah adi negeri ini. Untuk itu siswa-siswi kelas 6 harus lebih serius dan fokus dalam menjalani hari-hari mereka untuk terus belajar dan terus belajar. 

“Selama ini siswa-siswi kelas 6 mereka setiap hari masuk jam 6.30 dar pulang jam 11.30 dengan situasi dan kondisi sekolah SD Negeri Cipayung 2 sedang ada pembangunan ruang kelas baru, di sisi lain untuk pendalaman materi untuk anak-anak kelas 6 dijadualkan pada semester mendatang atau semeseter dua, di semester itu mereka akan pengayaan-pengayaan materi,”demikian kata Kepala Sekolah SD Negeri Cipayung 2 Mujaya, S. Pd kepada Wartawan Tabloid DUTA BANGSA dan Media Online www.dutabangsanews.com bertempat di SD Negeri Cipayung 2 Kecamatan Cipayung Kota Depok Provinsi Jawa Barat. 

Disebutkan Kepala Sekolah SD Negeri Cipayung 2 Mujaya, S. Pd, Kepala Dinas Penddikan Kota Depok memang meng-intrusikan, tidak boleh ada jam tambahan bagi siswa-siswi kelas 6, tapi jam tambahan itu di saat berlangsung jam pelajaran saat guru melakukan proses belajar mengajar. Jadi, di bulan Januari - April 2020 menjelang dilaksanakannya UN penambahan materi bagi siswa-siswi kelas 6 diadakan tetap pada saat jam belajar atau jam 7 sampai mereka para siswa pulang. 

“Jadi untuk meningkatkan prestasi anak-anak kelas 6 yang akan mengikuti UN, mereka wajib mengikuti itu, kemudian saat di rumah mereka terus belajar agar lebih fokus dan lebih serius melakukan pendalaman materinya,”ujar Kepala Sekolah Mujaya, S. Pd. 

Kalau orang tua dan wali murid saat anak sudah sampai di rumah, ketika. Anak-anak mereka ingin melaksanakan les tambahan adi luar sekolah, hal itu boleh-boleh saja hal itu adalah hak orang tua wali murid, tetapi sekolah hanya wajib belajar. Untuk itu, guru wali kelas 6 sudah menyiapkan meteri bahan ajar untuk anak-anak, yang mana bahan materi tersebut berapa persen pelajaran kelas 4 dan kelas 5 dan materi pelajaran kelas 6. 

“Alhamadulillah, saya melihat semangat anak-anak kelas 6 dalam belajar begitu tinggi, karena. Mereka ingin masuk ke SMP Negeri di Kota Depok ini, tetapi. Saya juga melihat masih ada anak-anak yang malas belajarnya, tetapi. Kita berusaha melakukan pendekatan ke anak-anak yang malas belajar ini dan dorongan dari orang tua dan wali murid, bahkan dalam setiap hari Senin upacara Bendera selalu saya ingatkan anak-anak agar lebih fokus dan rajin belajar,”tutur kepala sekolah. 

Dalam pelajaran tertentu seperti IPA sebut kepala sekolah, para anak-anak kelas 6 boleh saja menggunakan ponsel atau Hp, untuk belajar bersama tentang mata pelajaran tersebut, tetapi. Setelah pelajaran tersebut selesai para siswa tidak dibenarkan lagi menggunakan ponsel atau Hp. Jadi, Hp tersebut hanya waktu-waktu tertentu penggunaannya dan tentang Hp ini sudah disepakati oleh orang tua wali murid di grup WA orang tua dan wali murid SD Negeri Cipayung 2. Mansur Soupyan Sitompul.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Published by : DutaBangsaNews.Com
Copyright © 2006. - All Rights Reserved
Media Online :
www.dutabangsanews.com